Bisnis Les Bahasa Asing Milik Eks Kepala Bea Cukai Makassar Diusut KPK
KPK memulai penyelidikan terhadap bisnis les bahasa asing yang dikelola oleh mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono, yang diduga terhubung dengan aliran dana gratifikasi. Baca lebih lanjut tentang perkembangan penyelidikan ini dan implikasi terhadap kasus korupsi di Indonesia.
JAKARTA,BUKAMATA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memulai penyelidikan terhadap bisnis les bahasa asing yang dikelola oleh mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono.

Dugaan kuat bahwa aliran dana gratifikasi yang menjeratnya saat ini mengarah ke bisnis les bahasa asing tersebut.
"Kedua saksi hadir dan sedang diperdalam pengetahuannya terkait dengan dugaan kegiatan bisnis dari Tersangka AP," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Sabtu 12 Agustus 2023.
Dua saksi yang dihadirkan merupakan individu yang bekerjasama dengan Andhi untuk menjalankan bisnis tersebut. Langkah ini diambil untuk menyelidiki kemungkinan adanya aliran dana gratifikasi ke dalam bisnis les bahasa tersebut.

"Kedua saksi hadir dan sedang diperdalam pengetahuannya terkait dengan dugaan kegiatan bisnis dari Tersangka AP, termasuk kursus bahasa asing, dan kedua saksi merupakan pihak yang diajak untuk bergabung dalam kerja sama," tambah Ali.
Sebelumnya, berita telah menyebutkan bahwa KPK telah menahan mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono. Ia menjadi tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
"Waktu proses penyidikan, tim penyidik menahan tersangka selama 20 hari pertama, mulai dari 7 Juli 2023 hingga 26 Juli 2023 di Rutan KPK, yang terletak di gedung Merah Putih," ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, dalam konferensi pers pada Jumat 7 Juli 2023.
KPK menduga bahwa Andhi menerima gratifikasi dari sebuah perusahaan ekspor impor, yang kemudian uangnya diduga masuk ke rekening pribadinya dan keluarganya
News Feed
Kapolres Dicopot, Santriwati Masih Trauma: Ponpes Sukoharjo Desak CCTV Dibuka
03 November 2026 21:51
Penyegaran Besar di Tubuh Polri, 224 Perwira Masuk Promosi dan Mutasi Setara
03 November 2026 20:29
KPK dan Pemkot Makassar Perkuat Sinergi, Kawal Anggaran hingga Pelayanan Publik
03 November 2026 19:19
Ketua TP PKK Sulsel Hadiri Launching Aksi Stop Stunting 2026, Sasar 3.060 Desa/Kelurahan
03 November 2026 19:12
