MAKASSAR, BUKAMATA - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mencopot dr Rosmini Pandin dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Sulsel. Sanksi demosi juga diberikan kepada Direktur RSUD Haji drg Sukreni Abdullah.
Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak. Apalagi, belum diketahui secara pasti penyebab keduanya dicopot dari jabatannya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Bukamatanews, pencopotan keduanya ada kaitannya dengan pembangunan Laboratorium Kesehatan Banta-bantaeng.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam beberapa kesempatan menyampaikan, integritas, kinerja, dan loyalitas, merupakan tiga hal yang sangat penting baginya. Ia tidak bisa memaafkan dan mentolerir bawahannya jika itu terkait dengan integritas.
"Yang terpenting adalah integritas, kinerja, dan loyalitas. Ada banyak harapan dan ekspektasi masyarakat kepada kita, karena itu kita harus melakukan yang terbaik," pesan Andi Sudirman.
Sebelumnya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga mencopot Andi Asriady Sulaiman dari jabatannya sebagai Kadis Pariwisata Sulsel. Saat ini, jabatan tersebut telah diisi oleh pejabat baru, yakni Muh Arafah, yang sebelumnya menjabat Kadis Perhubungan Sulsel. (*)
BERITA TERKAIT
-
TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026
-
Gubernur Andi Sudirman Buka Musrenbang RPJMD Sulsel 2025–2029, Fokus Infrastruktur dan Kesejahteraan
-
TP PKK Sulsel Turun ke Sekolah, Edukasi Remaja Soal Risiko Sosial
-
Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Ponpes Takalar, Pemprov Sulsel Pastikan Pendampingan dan Perlindungan Korban
-
KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi Sektor Pertanahan di Sulsel, Dorong Integrasi dan Kepastian Hukum