MAKASSAR, BUKAMATA - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mencopot dr Rosmini Pandin dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Sulsel. Sanksi demosi juga diberikan kepada Direktur RSUD Haji drg Sukreni Abdullah.
Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak. Apalagi, belum diketahui secara pasti penyebab keduanya dicopot dari jabatannya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Bukamatanews, pencopotan keduanya ada kaitannya dengan pembangunan Laboratorium Kesehatan Banta-bantaeng.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam beberapa kesempatan menyampaikan, integritas, kinerja, dan loyalitas, merupakan tiga hal yang sangat penting baginya. Ia tidak bisa memaafkan dan mentolerir bawahannya jika itu terkait dengan integritas.
"Yang terpenting adalah integritas, kinerja, dan loyalitas. Ada banyak harapan dan ekspektasi masyarakat kepada kita, karena itu kita harus melakukan yang terbaik," pesan Andi Sudirman.
Sebelumnya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga mencopot Andi Asriady Sulaiman dari jabatannya sebagai Kadis Pariwisata Sulsel. Saat ini, jabatan tersebut telah diisi oleh pejabat baru, yakni Muh Arafah, yang sebelumnya menjabat Kadis Perhubungan Sulsel. (*)
BERITA TERKAIT
-
Hari Jadi ke-357 Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan
-
Ketua TP PKK Sulsel Dukung UMKM Naik Kelas, 269 Unit Peralatan Usaha Diserahkan pada Peringatan 357 Tahun Sulsel
-
Wali Kota Makassar Appi Juara I Lomba Memasak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah se-Sulsel
-
Gubernur Sulsel Serahkan Rp10 Miliar untuk Pembangunan Masjid Asrama Haji, Siapkan Lahan Kantor Kanwil Kementerian Haji dan Umrah
-
Gubernur Andi Sudirman Buka Sulsel Expo & Culinary, Siapkan 20.000 Kupon Pasar Murah