Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Sebagai kabupaten kepulauan, masyarakat Selayar sangat membutuhkan sarana transportasi penghubung antar pulau. Khususnya transportasi laut.
SELAYAR, BUKAMATA - Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis, 20 Juli 2023. Ia diterima secara resmi oleh Wakil Bupati Saiful Arif, di Kantor Bupati Kepulauan Selayar.
Saiful Arif mengucapkan selamat datang kembali kepada Hamka B Kady di Kepulauan Selayar. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap Hamka B Kady, yang telah berkontribusi besar terhadap pembangunan di Kepulauan Selayar.
"Selamat datang kembali Pak Hamka B Kady di Kepulauan Selayar. Kami sangat apresiasi perhatian Pak Hamka B Kady terhadap masyarakat dan pembangunan di daerah kami," ucap Saiful Arif.
Ia menjelaskan, sebagai kabupaten kepulauan, masyarakat Selayar sangat membutuhkan sarana transportasi penghubung antar pulau. Khususnya transportasi laut.
"Daratan kami hanya 12 persen, sementara sisanya adalah laut. Harapan kami titipkan ke Pak Hamka B Kady, perhatiannya untuk rakyat Selayar," ujarnya.
Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, Saiful Arif juga menyebut jika pemerintah akan membangun markas kesatuan Angkatan Laut, dan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare sesuai permintaan.
Ia juga berharap dilakukan upaya meningkatkan status kelembagaan SAR, karena sejauh ini masih status pos. Personilnya juga bukan orang Selayar. "Kami meminta ditambah armada, personil, dan tentu anggarannya," ujarnya.
Kemudian, kata Saiful Arif, BTS belum memenuhi target. "Sayangnya proyek ini bermasalah, sementara digitalisasi sangat kami butuhkan. Kami berharap Pak Hamka B Kady bisa memberi perhatian lebih kepada warga Selayar di bidang transportasi, kesehatan, pendidikan, pembangunan, juga digitalisasi," urainya.
Menanggapi permintaan tersebut, Hamka B Kady mengungkapkan, SAR akan menjadi perhatian tersendiri. Ia menilai, kelembagaan SAR di Kepulauan Selayar masih kurang optimal.
"Saya merasa ini kurang optimal kelembagaan SAR di Selayar. Kalau ada kejadian urgen di pulau, maka repot. Ini jadi catatan penting bagi saya," ujarnya.
Hamka B Kady mengungkapkan, SAR nasional anggarannya memang minim. Dengan anggaran hanya Rp1 triliun lebih, sangat minim bagi negara sebesar dan seluas Indonesia.
"Saya harus bekerja antar komisi. Kalau terkait komisi saya, hari ini pun bisa saya koordinasikan ke lembaga terkait," ungkapnya.
Terkait sarana transportasi, telah dianggarkan Rp225 miliar untuk pembangunan dermaga penyeberangan di Takabonerate. Saat ini, tiang pancang sudah dipasang.
"Kerusakannya luar biasa akibat gempa," imbuhnya.
Tak kalah pentingnya signal internet, terutama di pulau-pulau. "Kita terus mencari jalan keluarnya. Saya akan berkoordinasi dengan Menkominfo baru untuk mencarikan solusi signal internet dengan mengoptimalkan pembangunan BTS di Selayar," terangnya.
Masalah penerbangan ke Kepulauan Selayar juga menjadi perhatian Hamka B Kady. Sementara ini hanya Susi Air, itupun karena disubsidi pemerintah provinsi.
"Pariwisata Selayar akan kurang dilirik wisatawan karena terbatasnya sarana transportasi, utamanya udara. Ini harus kita pikirkan bersama solusinya," pungkasnya. (*)
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33