Redaksi
Redaksi

Selasa, 04 Juli 2023 09:33

Farias, remaja yang hilang selama 8 tahun akhirnya ditemukan tertidur di depan gereja di sekitar tempat tinggalnya.
Farias, remaja yang hilang selama 8 tahun akhirnya ditemukan tertidur di depan gereja di sekitar tempat tinggalnya.

Hilang Selama 8 Tahun, Pria Ini Ditemukan Sedang Tidur di Luar Gereja Area Tempat Tinggalnya

Belum jelas di mana Farias berada selama bertahun-tahun, dan pejabat tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang keberadaan masa lalunya atau apa yang menyebabkan panggilan yang menyatukan kembali dia dengan keluarganya.

BUKAMATA - Seorang pria asal Houston yang menghilang saat masih remaja lebih dari delapan tahun yang lalu ditemukan sedang tidur di depan sebuah gereja setempat.

Rudolph "Rudy" Farias IV telah hilang sejak 6 Maret 2015, menurut selebaran orang hilang yang diterbitkan oleh Texas Center for the Missing.

Pada tanggal 29 Juni, Departemen Kepolisian Houston menerima panggilan layanan, merespons gereja di timur Houston, dan kemudian memastikan bahwa individu tersebut adalah Farias, kata juru bicara departemen tersebut.

Belum jelas di mana Farias berada selama bertahun-tahun, dan pejabat tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang keberadaan masa lalunya atau apa yang menyebabkan panggilan yang menyatukan kembali dia dengan keluarganya.

Ibu Farias, Janie Santana, mengatakan dalam pernyataan untuk keluarga bahwa dia "sedang menerima perawatan yang dia butuhkan untuk mengatasi trauma yang dialaminya".

Farias tidak bisa berbicara dan tidak dapat berkomunikasi dengan keluarganya, menurut pernyataan tersebut.

Dia ditemukan oleh seorang warga yang baik hati yang menelepon 911, demikian pernyataan keluarga tersebut, sambil menambahkan bahwa mereka tidak memiliki informasi lain tentang kasusnya.

Departemen Pemadam Kebakaran Houston merespons kejadian tersebut atas permintaan polisi, kata Kepala Pemadam Kebakaran Houston, Sam Peña, kepada CNN. Ketika mereka tiba, ibu Farias juga berada di sana, kata Peña.

Kru memeriksa kondisi Farias tetapi dia menolak untuk dibawa ke rumah sakit, menurut Peña. Ibu Farias menandatangani formulir penolakan untuk mengantar anaknya, katanya. Pada saat itu, Farias ditinggalkan dengan keluarga dan polisi, kata Peña.

Ketika pertama kali ditemukan, Farias memiliki barang yang mengidentifikasi anggota keluarga, kata polisi. Anggota keluarga itu kemudian dihubungi dan ibunya tiba di tempat kejadian, menurut polisi.

Texas Center for the Missing tidak mau berkomentar tentang keadaan di mana Farias ditemukan, hanya mengatakan kepada CNN bahwa fokus mereka adalah pada orang yang hilang dan keluarganya.

"Misi kami adalah terus mendukung keluarga-keluarga kami yang kehilangan orang yang mereka cintai," kata Melissa Rangel kepada CNN pada hari Senin. "Rudy Farias telah hilang selama delapan tahun dan sekarang telah ditemukan dengan selamat. Kami di Texas Center for the Missing terus mendukung keluarga-keluarga kami melalui penyatuan kembali dan ingin terus mendukung keluarga-keluarga dalam proses penyembuhan dan harapan ketika orang yang mereka cintai hilang."

Farias, saat itu berusia 17 tahun, sedang berjalan-jalan dengan dua anjingnya di sebelah barat laut Houston ketika dia menghilang, melaporkan CNN affiliate KHOU.

Keberadaan Farias selama delapan tahun terakhir tetap tidak jelas. Pada September 2018, polisi menerima informasi bahwa Farias terlihat tidur di belakang rumah anggota keluarga. Namun, rincian lebih lanjut mengenai hal tersebut tidak diketahui.

Pada saat ini, Unit Orang Hilang dari Departemen Kepolisian Houston berencana untuk mewawancarai Farias dan keluarganya. Investigasi mengenai kasus ini masih berlanjut dan pihak berwenang berharap dapat memperoleh informasi lebih lanjut dari Farias dalam waktu dekat.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#anak hilang