Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Dalam film dokumenter tersebut mengisahkan tentang kelahiran dan dari kalangan mana ia berasal, serta awal mula AG Ambo Dalle menimba ilmu agama.
MAKASSAR, BUKAMATA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah merilis film dokumenter kisah perjalanan hidup dan napak tilas Anregurutta Abdurrahman Ambo Dalle.
Sekretaris Umum MUI Sulsel, Muammar Bakry, mengatakan, ini adalah program tahunan MUI dalam rangka mencari jejak dan napak tilas para ulama Sulsel. Film ini dibuat oleh para crew media centre MUI dibawah arahannya bersama Ketua umum dan Bendahara.
"Film ini sangat menarik untuk dinonton oleh kita semua, karena sangat menginspirasi dan ini menjadi kado lebaran untuk AG Ambo Dalle. Selain dari Anregurutta diatas, masih ada dua lagi film dokumenter ulama Sulsel lainnya yang segera rilis di tahun ini," ungkap Rektor kampus UIM Makassar ini.
Para crew media centre saat membuat film ini mengambil dari beberapa narasumber dan saksi hidup. Seperti kesaksian para muridnya langsung dan kesaksian dari anak Anregurutta, atas perjalanan pengabdian terhadap agama dan umat, yang bahkan ada yang membuatnya semacam biography Anregurutta.
Anregurutta adalah sosok ulama yang kharismatik dan sangat bersahabat dengan siapa saja, salah satu bukti keramahannya adalah ia tidak pernah sekalipun berseberangan dengan pemerintah, baik pemerintah daerah terlebih pemerintah pusat. Oleh karenanya pemerintah pun sangat hormat terhadapnya.
Selain dari kisah diatas, crew media centre MUI juga sementara merilis film dokumenter dua ulama lainnya yakni Anregurutta Daud Ismail di Kabupaten Soppeng dan Anregurutta Muin Yusuf Kadhi Sidenreng Kabupaten Sidrap, yang segera tayang di tahun ini.
Kisah AG Ambo Dalle
Dalam film dokumenter tersebut mengisahkan tentang kelahiran dan dari kalangan mana ia berasal, serta awal mula AG Ambo Dalle menimba ilmu agama. Lalu kemudian memutuskan untuk membangun Madrasah Arabiyah Islamiyah (MAI) di Mangkoso Kabupaten Barru.
Setelah mendirikan MAI di Mangkoso, ia kemudian melakukan perjalanan menuju Kabupaten Soppeng. Lalu bertemu dengan para ulama lainnya hingga berdirinya Darud Dakwah wal Irsyad (DDI) pada 21 Desember tahun 1938 dengan dukungan para ulama.
Kabupaten Soppeng adalah saksi hidup awal berdirinya DDI, di mana AG Ambo Dalle sebagai pemimpin dan pendiri utamanya.
Selain dari kisah awal mendirikan pesantren di Mangkoso, lalu berpindah ke Kota Parepare dan terakhir di Kaballangan Pinrang, dan juga diculiknya Anregurutta oleh para gerombolan DI/TII pimpinan Abd Kahar Muzakkar. Film ini juga memperlihatkan bagaimana kondisi pesantren tersebut setelah sepeninggalnya. (*)
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33