Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Sebuah ledakan hebat terjadi di restoran Barbekyu Fuyang , China yang menyebabkan puluhan orang tewas. Ledakan tersebut disebabkan oleh kebocoran gas cair
BUKAMATA - Tragedi ledakan gas terjadi di sebuah restoran di China yang mengakibatkan korban jiwa. Dilaporkan bahwa sebanyak 31 orang tewas dalam insiden tersebut.
Menurut laporan dari AFP pada Kamis (22/6/2023), ledakan tersebut disebabkan oleh kebocoran bahan bakar gas.
"Kebocoran bahan bakar gas cair... menyebabkan ledakan selama restoran barbekyu beroperasi," demikian dilaporkan oleh Xinhua, kantor berita negara, mengutip komite Partai Komunis regional.
Xinhua juga melaporkan bahwa tujuh orang lainnya mengalami luka dan sedang menjalani perawatan medis, di antaranya satu orang dalam kondisi kritis. Dua orang mengalami luka bakar parah, dua orang mengalami luka ringan, dan dua orang lainnya mengalami luka gores akibat serpihan kaca yang berterbangan.
Tayangan di stasiun televisi CCTV menunjukkan adanya kehadiran lebih dari selusin petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian. Pecahan kaca dan puing-puing terlihat berserakan di jalan, yang di sekitarnya terdapat sejumlah tempat makan dan hiburan.
Ledakan terjadi sekitar pukul 20.40 waktu setempat pada hari Rabu (21/6). Kejadian tersebut terjadi di Restoran Barbekyu Fuyang yang terletak di daerah perumahan di pusat kota Yinchuan, ibu kota daerah otonom Ningxia.
Peristiwa ini sedang diselidiki lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti ledakan gas tersebut. Pemerintah setempat dan otoritas terkait sedang berupaya memberikan bantuan dan perawatan kepada para korban serta melakukan langkah-langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.
Presiden China, Xi Jinping, menanggapi tragedi ledakan gas ini dengan menuntut upaya habis-habisan dalam merawat para korban yang terluka dan memperkuat pengawasan serta manajemen keselamatan di industri dan sektor utama. Hal ini dilaporkan oleh CCTV pada Kamis. Presiden Xi menginginkan perlindungan yang efektif terhadap kehidupan dan properti orang.
Sementara itu, Kementerian Manajemen Darurat melaporkan bahwa layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan setempat telah mengirim lebih dari 100 orang dan 20 kendaraan ke lokasi kejadian setelah ledakan terjadi. Langkah ini dilakukan untuk memberikan bantuan dan upaya penyelamatan kepada korban serta menangani situasi dengan cepat dan efektif.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33