MAKASSAR, BUKAMATA - Pemkot Makassar mencopot seorang ASN Eselon II. Pejabat itu diduga melakukan poligami.
"Ada pejabat Eselon 2 itu diberhentikan sementara dalam jabatannya. Di SKnya berlaku 1 Juni 2023 tetapi efektifnya adalah Senin kemarin, tanggal 5 Juni karena tanggal 1 sampai 4 tanggal merah," kata Kabag Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, Ahmad Namsum, Rabu, 7 Juni 2023.
Ahmad melanjutkan, hal ini tidak patut dijadikan teladan. Selanjutnya, Ini kemudian akan dilaporkan ke Inspektorat.
"Ini adalah salah satu perlakuan yang menurut kami, apalagi sesuai dengan regulasi tidak layak untuk jadi teladan, tidak layak untuk dicontoh. Ini mencoreng nama aparatur," jelasnya.
"Kita minta ke Inspektorat untuk ditindaklanjuti sesuai dengan regulasi dan aturan," terangnya.
Hingga kini, belum diketahui nama dan jabatan pejabat Eselon II Pemkot Makassar itu. Meski begitu, pihaknya akan bertindak tegas. (*)
BERITA TERKAIT
-
Di HUT ke-78 GPIB Immanuel, Munafri Tekankan Pentingnya Peran Gereja Jaga Keharmonisan Kota
-
Wali Kota Appi Ingin PKK Makassar Hadir Lebih Dekat, Bantu Keluarga dan Warga yang Membutuhkan
-
Melinda Aksa Soroti Tantangan Sampah Makassar dalam Seminar Nasional Ekoteologi
-
Lontara+ Disorot SAFEnet, Makassar Didorong Hadirkan Layanan Digital Ramah Disabilitas
-
Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Appi: Bentuk Perhatian Pemkot dan Cegah Pengangguran