PAREPARE, BUKAMATA - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, meresmikan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) milik salah seorang warga yang menjadi penerima bantuan program kolaborasi antara Baznas dan Kodim 1405, di Lappa Angin, Watang Bacukiki, Senin, 29 Mei 2023.
Pada kesempatan itu, Taufan Pawe mengatakan, program RTLH bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar terutama tempat tinggal sebagai peningkatan kesejahteraan. Diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan etos kerja mustahik.
"Tentu hal ini patut diapresiasi, dimana Baznas mampu mengimplementasikan zakat secara transparan melalui program bantuan rumah layak huni untuk masyarakat," ujar Taufan Pawe.
"Saya merasa bantuan ini sangat luar biasa, sudah memenuhi standar layak huni dengan dana yang minim, ini wujud sinergitas antara Baznas bersama Kodim 1405," tambahnya.
Ia juga menyampaikan jika pemerintah daerah memiliki program serupa yaitu bedah rumah dan rumah impian. Dimana sudah ratusan rumah yang direnovasi, dan terus berlanjut kepada warga kurang mampu.
Sementara penerima manfaat, Suri, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, Baznas, dan Kodim 1405 yang mewujudkan mimpinya memiliki rumah layak huni.
"Sebelum diperbaiki, kayu rumah saya sudah banyak yang rapuh, sangat berisiko untuk ditinggali. Alhamdulillah ada bantuan dari Baznas dan Kodim yang melakukan renovasi sehingga menjadi rumah layak huni. Terima kasih pak," ungkapnya.
Ketua Baznas Parepare, Saiful, menjelaskan, sudah ada lima warga yang menjadi penerima manfaat program rumah layak huni. Untuk rumah kelima ini, anggarannya dari dana zakat sekitar Rp25 juta.
"Memang kecil, tapi hasil pembangunan rumah sangat layak huni, ini tidak lepas kolaborasi dengan personel Kodim," kata Saiful. (*)
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Parepare Harap DMI Jadi Mitra Strategis Pemerintah
-
2.000 Guru di Parepare Gagal Dapat Tunjangan Pemerintah Pusat
-
Pemkot Parepare Klarifikasi Polemik Anggaran Toilet Sekolah: Nilai Kontrak Bukan Pembayaran Final
-
Soroti Kebijakan Kontroversial Wali Kota Tasming Hamid, DPRD Parepare Resmi Gulirkan Hak Interpelasi
-
Raker Komisi II DPR RI-Mendagri, Taufan Pawe: Penurunan Transfer Keuangan Daerah Bukan Musibah, Tapi Tantangan untuk Inovasi