BUKAMATA, PINRANG - Sari Bin Appe (54), pria di Kabupaten Wajo ini memilih menyerahkan diri ke polisi usai menebas seorang lansia menggunakan parang hingga tewas, La Enggeng (63).
“Dari hasil penyelidikan dan penyidikan korban meninggal dunia akibat luka tebasan parang bagian belakang leher,” ucap Kapolres Wajo, AKBP Fatchur Rochman, Selasa (23/5/2023).
Pembunuhan ini terjadi dalam area sebuah sawah Desa Benteng, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo.
Persoalannya karena hewan ternak. Sapi milik korban La Enggeng disebut kerap masuk ke sawah milik pelaku Sari saat musim tanam. Akibatnya, bibit padi milik Sari jadi rusak.
Sari pun menegur La Enggeng. Namun La Enggeng tidak terima hingga cekcok mulut pun terjadi.
“Katanya sapi milik korban sering masuk di sawah pelaku saat ia menanam padi, sehingga terjadi cekcok antara keduanya, yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” katanya.
Akibat tebasan parang milik Sari, korban La Enggeng mengalami luka pada leher belakang hingga tewas di lokasi. Tidak ingin diamuk massa, Sari pun menyerahkan diri ke polisi.
Saat ini ia dan sebilah parang miliknya sedang berada di kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Pelaku sudah mengakui segala perbuatannya dan saat ini sudah dilakukan penahanan di sel tahanan Polsek Penrang guna proses hukum,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
SatNarkoba Polres Pinrang Gagalkan Peredaran 3,2 Kg Sabu Jaringan Internasional
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Emosi Ditantang Duel, Pemilik Kontrakan di Bone Tikam Tamu Penyewa Hingga Tewas
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru