Jokowi Kritik Keras Komitmen Negara Maju yang Acuh dengan Perubahan Iklim
Indonesia telah meningkatkan target penurunan emisi sebesar 31,89?ngan kemampuan sendiri dan 43,2?ngan dukungan internasional.
BUKAMATA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya di Sesi Mitra Kerja G7 yang berlangsung di Jepang beberapa waktu kemarin, melayangkan pernyataan keras atas komitmen negara-negara maju seperti Amerika Serikat (AS) dan yang lainnya.
Pernyataan sindirian itu diunggah langsung dalam akun instagramnya @jokowi dilansir Selasa (23/5/23).
Ia menyampaikan bahwa Indonesia telah meningkatkan target penurunan emisi sebesar 31,89% dengan kemampuan sendiri dan 43,2% dengan dukungan internasional.
"Sebagaimana yang dilakukan Indonesia, saya mendorong semua negara turut berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing dalam menghadapi ancaman perubahan iklim. Bumi ini butuh aksi nyata, bukan talk the talk yang tidak berujung konkret," katanya.
Jokowi juga tidak ragu mengkritik negara-negara maju yang dinilai memiliki perang penting dalam menanggulangi perubahan iklim.
Menurutnya, dukungan pendanaan iklim bagi negara berkembang harus konstruktif dan jauh dari kebijakan diskriminatif yang mengatasnamakan lingkungan. Jokowi pun mengingatkan pendanaan dalam bentuk utang hanya akan menjadi beban.
"Saya harus sampaikan: jujur, negara berkembang ragu terhadap komitmen pendanaan negara maju USD100 miliar/tahun yang hingga kini belum terpenuhi," tuturnya.
News Feed
Serap Aspirasi Warga Ujung Pandang, Ridwan Wittiri Tekankan Pemutakhiran Data Bansos
01 Februari 2026 17:46
Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Tuntut Pemekaran, Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya
01 Februari 2026 10:33
Puluhan Ribu Warga Ikuti Jalan Sehat PSI di Makassar, Kaesang: Politik Harus Menyenangkan!
01 Februari 2026 10:24
Berita Populer
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 17:46
