Bagaimana Cara Menyusun KPI Perusahaan dengan Benar?
KPI adalah alat yang digunakan perusahaan untuk mengukur kinerja karyawan sesuai dengan indikator-indikator yang sudah ditentukan sebelumnya.
BUKAMATA - Untuk mengukur sejauh apa kinerja karyawan mampu menjawab ekspektasi dan target yang telah ditentukan oleh perusahaan, biasanya akan disusun key performance indicator atau KPI.

Walau tampak sebagai hal yang umum untuk mengukur pencapaian karyawan, tapi masih banyak perusahaan yang ternyata belum secara efektif menggunakannya.
Untuk membantu Anda memahami seperti apa penggunaan KPI yang tepat, mari bersama simak artikel berikut ini!
Unsur-unsur Key Performance Indicator
KPI adalah alat yang digunakan perusahaan untuk mengukur kinerja karyawan sesuai dengan indikator-indikator yang sudah ditentukan sebelumnya.
Dari hasil KPI ini, nantinya perusahaan bisa mengetahui sejauh apa pencapaian strategi keuangan dan operasional telah tercapai.
Di dalam KPI sendiri terdapat beberapa unsur penting, yaitu sebagai berikut:
1. Unsur Input
Ini adalah unsur yang berkaitan dengan jumlah sumber daya yang digunakan perusahaan dalam rangka mencapai target yang telah ditentukan. Input sendiri terdiri dari jenis, kuantitas, serta kualitas sumber daya.
2. Unsur Proses
Unsur ini adalah proses aktivitas yang dilakukan secara kontinu, efisien, dan efektif untuk mencapai hasil yang diharapkan.
3. Unsur Output
Output ini adalah jumlah berapa banyak hasil yang dikeluarkan dari proses pengukuran kinerja dari setiap karyawan.
4. Unsur Dampak
Ini adalah kelanjutan dari output yang akan berfokus pada dampak dari hasil yang telah dicapai. Dampak ini bisa berkaitan dengan peningkatan, perubahan, sampai dengan penambahan target.
5. Unsur Project
Unsur terakhir ini berkaitan dengan progres dan keadaan project yang sedang dijalankan.
Manfaat Key Performance Indicator
Menjalankan KPI tentu saja akan memberikan sejumlah manfaat bagi perusahaan, yaitu sebagai berikut ini:
1. Tumbuhnya Produktivitas dan Moral Karyawan
Adanya KPI akan mendorong karyawan untuk lebih produktif, akuntabel, serta mengeluarkan kinerja terbaiknya untuk perusahaan. Hal ini tentunya akan berdampak langsung pada pencapaian yang dicita-citakan perusahaan.
Bukan cuma itu saja, KPI juga akan menumbuhkan sikap kolaboratif dalam diri karyawan. Sehingga project yang dijalankan pun bisa selesai tepat waktu.
2. Identifikasi Permasalahan Karyawan Lebih Mudah
Penetapan KPI akan membantu perusahaan untuk mengidentifikasi secara cepat permasalahan yang ada pada karyawan. Ini karena KPI berisikan data yang riil, dari data ini nantinya Anda bisa mengambil keputusan yang subjektif.
3. Bisa Mengukur Kinerja Karyawan
KPI menjadi laporan bagi perusahaan mengenai kinerja karyawan. Dari sini perusahaan bisa melihat dan memantau bagaimana karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Selain itu, dari hasil kinerja ini perusahaan pun bisa mengidentifikasi apakah terdapat masalah selama projek dijalankan.
4. Mudah dalam Menentukan Strategi
KPI menyediakan data yang menjadi penuntun perusahaan untuk menyusun strategi yang tepat dalam mengerjakan suatu projek. Selain itu, KPI juga memudahkan perusahaan melakukan evaluasi dari projek yang telah dikerjakan yang nantinya menjadi bahan untuk menyusun strategi yang lebih efektif.
5. Merekam Pola Kinerja Perusahaan dalam Periode Tertentu
Adanya indikator performa membuat Anda dapat mengetahui seperti apa pola kinerja aktivitas bisnis yang sudah berjalan dalam suatu periode.
Apalagi saat ini dengan hadirnya HRIS di mana semua pola kinerja ini bisa tercatat secara digital, sehingga mudah diakses dan dimonitor kapan pun.
Kriteria dalam Key Performance Indicator
Setidaknya ada empat kriteria yang harus Anda perhatikan dan penuhi dalam penerapan KPI di perusahaan. Berikut ini penjelasannya:
- Kolaborasi antar karyawan internal dan eksternal berjalan baik
- Adanya desentralisasi semua level di perusahaan
- Integrasi laporan dan tindakan
- Mengaitkan KPI dengan strategi perusahaan
Menyusun Key Performance Indicator yang Baik
Berikut ini bagaimana cara menyusun KPI perusahaan yang baik dan benar:
- Tentukanlah tujuan yang jelas menggunakan metode SMART
- Gunakanlah beberapa KPI untuk setiap tujuan yang ditetapkan
- Komunikasikan KPI kepada pihak terkait
- Lakukan peninjauan KPI secara rutin
- Perbaruilah tujuan KPI mengikuti kebutuhan perusahaan
- Manfaatkan bantuan HRIS untuk membuat KPI lebih terpantau
Sekarang, Anda sudah memiliki informasi dan pengetahuan yang cukup untuk membuat KPI, selamat mencoba!
News Feed
Piala Dunia 2026: Jepang Menang Mudah 4-0 atas Tunisia di Grup F
21 Juni 2026 18:47
BMKG Imbau Warga Waspadai Kekeringan Ekstrem dan Karhutla Dampak El Nino
21 Juni 2026 18:38
Berita Populer
21 Juni 2026 09:21
21 Juni 2026 09:34
21 Juni 2026 09:45
21 Juni 2026 09:12
