Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Senin, 01 Mei 2023 17:54

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Najamuddin, mengukuhkan dan melantik Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota  Makassar Masa Khidmat 2023-2028.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Najamuddin, mengukuhkan dan melantik Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar Masa Khidmat 2023-2028.

Prof Najamuddin Kukuhkan Pengurus MUI Kota Makassar

MUI dan pemerintah harus bersinergi dalam program pembangunan  yang berkelanjutan. Khususnya dalam pengambilan kebijakan Pemerintah Kota Makassar terhadap kesejahteraan umat.

MAKASSAR, BUKAMATA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Najamuddin, mengukuhkan dan melantik Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar Masa Khidmat 2023-2028. Pelantikan dilaksanakan di Hotel Novotel Makassar, Senin, 1 Mei 2023.

Dalam sambutannya, Prof Najamuddin menyampaikan, banyak orang yang ingin menjadi anggota MUI karena ingin mendapatkan kemuliaan seperti yang diperoleh para Nabi.

Menurutnya, ada tiga tugas MUI. Pertama, sebagai pelayan umat dan masih menjadi rujukan pemerintah terkait kebijakan berupa Patwa, Maklumat atau Saran. Kedua, MUI adalah mitra pemerintah dan harus mendukung program pemerintah yang berhubungan dengan kesejahteraan umat. Ketiga, menjaga adanya penyimpangan ajaran agama.

Mewakili Wali Kota Makassar, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Andi Irwan Bangsawan, mengapresiasi MUI Kota Makassar yang sudah banyak berkontribusi atas capaian program pembangunan Pemerintah Kota Makassar.

"MUI dan pemerintah harus bersinergi dalam program pembangun  yang berkelanjutan. Khususnya dalam pengambilan kebijakan Pemerintah Kota Makassar terhadap kesejahteraan umat," ujarnya.

Usai pelantikan, Ketua MUI Kota Makassar, Baharuddin HS, mengatakan, pentingnya sinergitas ulama dan umarah dalam upaya mewujudkan umat wasathiah.

"Kalau dua kelompok ini baik, maka baiklah negara. Ulama dan pemerintah harus baik. Rusaknya pemerintah karena rusaknya ulama," katanya.

Menjadi Pengurus MUI, lanjutnya, adalah menjadi pelayanan umat. Dan dalam pengurusan MUI Masa Khidmat 2023-2028 ini, banyak anggota baru karena banyak pengurus MUI Kota Makassar yang pindah ke MUI Sulsel.

"Semoga para pengurus yang baru menjadi spirit bagi pengurus lama," ujarnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat MUI Kota Makassar akan memiliki kantor sendiri. "Tinggal menunggu peresmian dan kelengkapan sarana," imbuhnya. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#MUI Sulsel #Pelantikan MUI Kota Makassar #Prof Najamuddin

Berita Populer