MAKASSAR, BUKAMATA - Densus 88 Anti Teror disiagakan untuk mengamankan Idul Fitri 1444 H. Tim dari Mabes Polri itu turut serta dilibatkan mengamakan lebaran ini dari aksi terorisme.
Kapolda Sulsel, Irjen Setyo Boedi Moempoeni Harso, mengatakan, selain Densus 88, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) juga disiagakan untuk pencegahan.
"Untuk teroris, kita siagakan. Kita gandeng BNPT, Densus 88, apabila ada peningkatan ada gejolak di tingkat daerah," kata Irjen Setyo, Senin, 17 April 2023.
Semuanya disiagakan di sejumlah titik tertentu yang berpotensi adanya serangan dari terorisme tersebut di Sulsel.
"Semuanya siaga untuk mewujudkan kenyamanan masyarakat dalam lebaran," jelasnya.
Pihaknya juga mengerahkan ribuan aparat jelang lebaran ini. Seluruh unsur juga terlibat untuk mengamankan lebaran tahun ini.
"Kami melibatkan 4.816 personel. Polri 2.643, TNI 314, instansi terkait 1.858. ini yang nanti akan terlibat di seluruh Polres jajaran," katanya.
4.816 aparat itu ditugaskan pada sejumlah pos. Kemudian pos itu sendiri terbagi dalam tiga jenis.
"Pos pengamanan ada di pos pelayanan, terpadu, pengamanan. Ini terdiri dari 104 pos, 63 pos pengamanan, dan 32 pos pelayanan, dan 9 pos terpadu," tambah Irjen Setyo.
"Prediksi 30 persen (jumlah pemudik) dari tahun lalu. Atensi adalah pengamanan mudiknya, kegiatan aktivitas mudik, barang, dan objek seperti pelabuhan bandara, keramaian mal dan wisata," pungkasnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pemkot Makassar - Densus 88 Edukasi Masyarakat Terkait Bahaya Paham Radikalisme
-
Mentan Amran Berkomitmen Bantu Negara Tekan Berkembangnya Pemahaman Terorisme
-
Danny Pomanto, Kapolda, dan Pj Gubernur Sulsel Kompak Gelar Pasukan Mantap Brata Menuju Pemilu Damai
-
Saatnya Anak Muda Sulsel Bicara RAN PE
-
Akses 174 Akun dan Konten Internet Terindikasi Indoktrinasi Diputus