Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Awalnya Hasto mengatakan PDIP telah mengumpulkan kepala daerah terkait hal ini. Hasilnya, didapati bahwa tak ada perbedaan pendapat.
BUKAMATA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP tak akan menjatuhkan sanksi kepada Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka usai berbeda sikap soal Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto merespons soal beda sikap Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terkait penolakan timnas Israel di Piala Dunia U-20 hingga berakhir dibatalkan. Hasto mengatakan tak ada sanksi yang diberikan kepada Gibran.
Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penyatuan sikap kepada seluruh kadernya terkait penolakan kehadiran Timnas Israel untuk bermain di Piala Dunia U-20 di Indonesia.
"Jadi enggak ada sanksi menyanksi. Apalagi kita kita berbicara hal yang baik, tentang sepakbola," ucap Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto di kompleks GBK, Jakarta, Kamis (30/3).
Gibran sempat menyatakan kesiapan kotanya menggantikan Bali. Sikap Gibran itu berbeda dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster yang tegas menolak kehadiran Israel bertanding di daerahnya.
Awalnya Hasto mengatakan PDIP telah mengumpulkan kepala daerah terkait hal ini. Hasilnya, didapati bahwa tak ada perbedaan pendapat.
"Sudah, sudah, sudah satu, nggak ada persoalan. Kan kemarin kami sudah mengumpulkan secara daring seluruh kepala daerah dari PDIP, kami berikan penjelasan jadi tidak ada perbedaan," kata Hasto.
Hasto mengatakan perbedaan pandangan di partai menurutnya merupakan hal yang biasa. Ia menegaskan tak ada sanksi yang diberikan kepada putra sulung Presiden Joko Widodo itu.
"Yang namanya dinamika dalam keluarga kan biasa, Mas Gibran, saya, Pak Hendi, itu kan semua juga dalam proses, proses pematangan dan setiap pemimpin kan diuji dan kemudian belajar dari berbagai persoalan-persoalan itu," ujar Hasto.
Secara terpisah, Gibran menanggapi pernyataan Hasto tersebut. Gibran mengaku siap menerima seluruh konsekuensi atas pernyataannya yang mendorong adanya piala dunia walau Israel harus bertandang di Indonesia. Dia menyiapkan Kota Solo menjadi tuan rumah bila tak ada kota lain di Indonesia yang siap menerima konsekuensi tersebut.
"Saya siap menerima hukuman," kata Gibran di akun Twitternya @gibran_tweet.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33