Redaksi
Redaksi

Minggu, 26 Maret 2023 15:42

Ketika PKS Ajak Partai Golkar Bergabung di Koalisi Perubahan Melalui Pantun

Ketika PKS Ajak Partai Golkar Bergabung di Koalisi Perubahan Melalui Pantun

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek menilai godaan tersebut hanyalah guyon atau gimmick politik.

BUKAMATA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencoba mengajak Partai Golkar untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan. Hal itu, disampaikan saat Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto hadir dalam forum buka puasa bersama di NasDem Tower, Sabtu 25 Maret 2023.

 

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan bahwa Koalisi Perubahan untuk Persatuan masih membuka pintu bagi partai politik lain yang ingin bergabung, termasuk Partai Golkar. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto diketahui hadir dalam acara buka puasa bersama yang digelar Partai Nasdem.

Kepada Partai Golkar dan partai politik lain, ia menyampaikan ajakannya lewat sebuah pantun. "Bunga selasih di perempatan, rindang daunnya warna kehijauan. Mumpung masih ada kesempatan, mari bergabung di Koalisi Perubahan," ujar Aboe di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Sabtu (25/3) malam.

Selain PKS, Koalisi Perubahan juga digawangi oleh Partai NasDem dan Partai Demokrat. Koalisi ini satu suara menjagokan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024. Sementara itu, Partai Golkar berkoalisi dengan PPP dan PAN 

Menanggapi hal itu, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek menilai godaan tersebut hanyalah guyon atau gimmick politik. Sebab, saat ini kondisi politik tidak perlu dibawa tegang.

"Itu ya guyon-guyon bisa, gimmick politik, politik enggak perlu tegang-tegang yang penting santai aja," kata Awiek, saat dihubungi merdeka.com, Minggu (26/3/2023).

Dia pun menegaskan, hingga saat ini Partai Golkar, PPP, dan PAN tetap solid dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Awiek pun menjelaskan, jika kehadiran Airlangga dalam acara NasDem bukan untuk berkomunikasi masalah koalisi di Pemilu 2024.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#PKS #Partai Golkar #Koalisi Perubahan

Berita Populer