LOMBOK, BUKAMATA - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Fahri Hamzah, menyatakan, angggota dewan memiliki posisi yang sama tinggi dengan pemerintah. Hal itu karena wakil rakyat memiliki tugas berat mengawasi jalannya pemerintahan.
"Wakil rakyat tugasnya jadi oposisi itu kan untuk mengawasi jalannya kebijakan pemerintah. Lah ini masyarakat disuruh ngawasin. Enak aja masyarakat sibuk bertengkar, mereka makan gaji buta," kata Fahri kepada wartawan di Tuwa Kawa Coffee Mataram, Lombok, Sabtu, 18 Maret 2023.
Fahri bilang, di negara-negara maju pasca pemilihan umum masyarakat sudah bisa tidur nyenyak karena tugas memantau jalannya pemerintahan diserahkan kepada parlemen.
"Makanya supaya Indonesia juga bisa begitu, anggota dewan harus galak. Nanti di NTB ini pilih anggota dewannya yang galak," katanya.
Galak yang dimaksud Fahri dalam hal ini adalah wakil rakyat yang siap menjadi oposisi pemerintah dan menyuarakan kepentingan rakyat secara lantang.
"Jangan cuma bisanya menenangkan masyarakat dengan bagi-bagi bansos. Kalau mau jadi penyalur bansos, jangan jadi anggota dewan," kritiknya tajam. (*)
BERITA TERKAIT
-
Mahfuz Sidik Ingatkan PD III Tinggal Menunggu Waktu, Indonesia Perlu Siapkan Ketahanan Nasional
-
Mahfuz Sidik: Partai Gelora Tumbuh Jadi Partai Berbobot, Menjanjikan, dan Layak Dipilih di Pemilu 2029
-
Mahfuz Sidik Prediksi Bakal Banyak Peristiwa Tak Terduga Pasca Penangkapan Presiden Venezuela
-
Anis Matta Hadiri Puncak HUT Gelora Ke-6 di Makassar, Launching Program Strategis 2026
-
Idealisme dan Gagasan Perlahan Mulai Kalahkan Dominasi Uang dalam Demokrasi Pemilu