Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Sabtu, 18 Maret 2023 19:12

Andi Hairil Akhmad
Andi Hairil Akhmad

13 Tersangka Kasus Ijasah Palsu Ditahan, Ini Peran Dirut PDAM Bone

Untuk harga per ijasah sendiri bervariatif mulai Rp7 juta sampai Rp9 juta.

BONE, BUKAMATA - Dirut PDAM Bone, Andi Sopyan Galigo, bersama 12 tersangka lainnya resmi ditahan di Lapas Kelas IIA Watampone, atas kasus jual beli ijasah palsu. Ditahannya 13 tersangka pada kasus tersebut setelah dilakukan penyerahan tanggungjawab tersangka dan barang bukti dari penyidik Polda Sulsel ke Kejari Bone untuk selanjutnya disidangkan di Pengadilan Negeri Bone.

Kasi Intelijen Kejari Bone, Andi Hairil Akhmad, yang ditemui di ruangannya, mengatakan, ke 13 tersangka dibawa ke Lapas Watampone sebagai tahanan kejaksaan selama 20 hari kedepan.

Peran Dirut PDAM Bone, Andi Sopyan, pada kasus ini adalah dia yang mencari orang dan mengumpulkan berkas bagi para stafnya yang ingin mengambil ijasah tanpa harus melalui proses perkuliahan. Ijasah tersebut nantinya untuk kepentingan kenaikan pangkat dan golongan.

"Setelah ada berkas yang terkumpul itu diserahkan ke adiknya kemudian diserahkan ke pihak kampus yang mengurusnya. Untuk harga per ijasah sendiri bervariatif mulai Rp7 juta sampai Rp9 juta," kata Hairil.

Lanjut kata dia, selain Dirut PDAM, juga ada delapan staf PDAM, dua Civitas Akademi di STIM LPI Makassar, dan dua tersangka lagi merupakan warga sipil yang ikut menjadi tersangka pada kasus tersebut.

"Para tersangka dikenakan pasal 93 Jo pasal 28 ayat 7 Undang undang nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara atau denda Rp1 miliar," tambah Hairil.

Para tersangka saat dilakukan penyerahan terlihat mengenakan rompi berwarna merah dengan tulisan tahanan kejaksaan. Selanjutnya diserahkan ke Lapas Kelas IIA Watampone. (*)

 

Penulis : Choys
#ijazah palsu #Dirut PDAM Bone Andi Sofyan Galigo #STIM LPI Makassar

Berita Populer