Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Dedak gandum ini merupakan bahan baku pakan ternak atau pelet ikan.
MAKASSAR, BUKAMATA - Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Makassar memfasilitasi 260 ton dedak gandum asal Sulsel ke pasar Tiongkok. Fasilitasi berupa penjaminan pemenuhan persyaratan teknis negara tujuan dengan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan atau Phytosanitary Certificate (PC) ini diberikan pada produk samping gandum dengan nilai ekonomi Rp936 juta milik PT BFMI.
"Dedak gandum ini merupakan produk yang sangat diminati di pasar ekspor. Karena dedak gandum ini merupakan bahan baku pakan ternak atau pelet ikan. Kedepannya kita selalu berharap peningkatan ekspor pertanian di Sulsel dengan berbagai komoditas," kata Lutfie Natsir melalui keterangan persnya, Sabtu, 25 Februari 2023.
Saat melepas ekspor secara langsung kemarin, Jumat, 24 Februari 2023, Lutfie menyebutkan kehadirannya merupakan apresiasi kepada pelaku usaha serta wujud peran aktif Karantina Pertanian Makassar dalam mewujudkan peningkatan ekspor, khususnya di Sulsel sesuai dengan amanat Menteri Pertanian Republik Indonesia yang tertuang didalam Kepmentan Nomor 42 Tahun 2020 tentang Badan Karantina Pertanian sebagai Task Foce Peningkatan Ekspor.
"Pendamping dan bimbingan teknis untuk pemenuhan persyaratan teknis menjadi langkah kami, disamping percepatan layanan perkarantinaan di pelabuhan," paparnya.
Sebagai informasi, dari data pada sistem IQFAST Karantina Pertanian Makassar, di tahun 2022 kinerja ekspor komoditas sejenis tercatat 94.149 ton dengan nilai Rp343 miliar, dengan dua negara tujuan, Cina dan Korea Selatan.
"Tidak hanya itu, dalam menggenjot produktivitas ekspor ini Karantina Pertanian Makassar juga tetap mengacu pada amanat Undang - Undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan dimana komoditas yang diekspor sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan," tutup Lutfie.
Sementara itu, Production Manager PT Bungasari Flour Mills Indonesia, Yadhi, sangat mengapresiasi dukungan Karantina Pertanian Makassar dalam memfasilitasi ekspor dedak gandum ini.
"Kami sangat berterima kasih kepada Karantina Pertanian Makassar atas dukungan kepada PT Bungasari. Kedepannya kami berharap dedak gandum ini membuka geliat ekspor ke mancanegara bukan hanya negara Cina," terangnya.
Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Bambang, menyampaikan apresiasi terhadap ekspor komoditas asal Sulsel ini.
"Dengan kolaborasi dan sinergi semua pihak, kita percaya target besar ekspor kita dapat tercapai," kata Bambang. (*)
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33