MAROS, BUKAMATA - Bupati Maros, Chaidir Syam, mengunjungi warga korban kebakaran di Batangase. Ia bahkan melaksanakan shalat subuh di Masjid Nurul Jihad Kompleks Pasar Batangase, lalu sarapan bersama warga, Kamis, 23 Februari 2023.
Masjid Nurul Jihad adalah posko darurat untuk para warga terdampak kebakaran hebat toko plastik Al Fathir. Di situlah para warga yang rumahnya kena imbas kebakaran untuk sementara waktu beraktivitas.
Usai salat Subuh, Chaidir menyampaikan pesan dan kesannya. Dia mengingatkan pentingnya kesabaran dalam menghadapi segala cobaan. Ia juga membagikan sejumlah bantuan.
Chaidir didampingi Camat Mandai, Abdul Razak dan Lurah Bontoa, Ilham Halimsyah. Rombongan menyempatkan juga sarapan bersama warga.
Kebakaran toko plastik tersebut memang cukup berbeda. Dua kali dinyatakan padam, dua kali juga api kembali menyala. Bukan hanya toko itu yang terdampak, tetapi rumah-rumah di sekitarnya.
Kini, warga juga mulai mengeluhkan sesak napas.Ramlah misalnya yang harus mengungsi. Selain karena bagian rumahnya ikut terbakar, juga karena dia dan keluarganya mulai merasakan dampak dari asap plastik yang terbakar.
Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Maros, Muhammad Yunus, mengaku pihaknya melakukan pemantauan kesehatan warga. "Ada petugas yang bekerja di sana untuk memantau kondisi warga di sekitar lokasi kebakaran," ucapnya.
Yunus yang seorang dokter menyebut menghirup asap pembakaran terlalu lama memang berbahaya. Manusia bisa terkena sesak napas, dan jangka panjangnya bisa berdampak ISPA atau inpeksi saluran pernapasan atas.
Mantan Kepala Puskesmas Bantimurung itu mengimbau warga mengungsi dan rutin melakukan pemeriksaan di posko kesehatan bila mengalami sesak napas. (*)
BERITA TERKAIT
-
Bupati Maros Chaidir Syam Lakukan Penyegaran Birokrasi, 76 Pejabat Dipercaya Isi Posisi Strategis
-
Bupati Maros Terima Penghargaan UHC Award 2026
-
Pemkab Maros Serius Benahi Layanan Digital, Bupati Chaidir Syam Tinjau Command Center Surabaya
-
65 Tahun Bank Sulselbar, Chaidir Syam Tekankan Peran Strategis Perbankan Daerah
-
Usai Libur Panjang, 70 ASN di Maros Tak Masuk Kerja