Hikmah
Hikmah

Sabtu, 18 Februari 2023 15:40

Komisi V DPR RI Kunjungi Lutra, Janji Dorong PUPR Maksimalkan Penanganan Pasca Banjir

Komisi V DPR RI Kunjungi Lutra, Janji Dorong PUPR Maksimalkan Penanganan Pasca Banjir

" Pasca banjir ini kita mendorong Kementerian PUPR agar segera menyelesaikan secara maksimal terkait kegiatan penanganan banjir baik di Sungai Masamda dan Radda. Kalau penanganan sebelumnya sifatnya sementara kita harap secepatnya dibenahi, dipermanenkan agar daya tahan konstruksinya benar benar optimal," kata Wakil Ketua Komsi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras. Jumat (17/02/2023)

LUTRA,BUKAMATA - Komisi V DPR RI mengunjungi Kabupaten Luwu Utara. Rombongan yang dipimpin Andi Iwan Darmawan Aras ini meninjau langsung Huntap, sungai, bendung hingga pelabuhan Munte.

Tiba di Bandara Udara Bua pagi tadi, rombongan Komsi V DPR RI langsung bertolak menuju Desa Radda salah satu lokasi yang menjadi tempat pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk para penyintas banjir bandang. Usai meninjau HUNTAP rombongan menuju sungai Masamba.

" Pasca banjir ini kita mendorong Kementerian PUPR agar segera menyelesaikan secara maksimal terkait kegiatan penanganan banjir baik di Sungai Masamda dan Radda. Kalau penanganan sebelumnya sifatnya sementara kita harap secepatnya dibenahi, dipermanenkan agar daya tahan konstruksinya benar benar optimal," kata Wakil Ketua Komsi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras. Jumat (17/02/2023)

Menurutnya, hal tersebut harus secepatnya dilakukan, mengingat saat ini kindisi cuaca yang sangat tidak menentu. " Kita harap bangunan pengendalian banjir harus benar benar optimal.
2023 ini di Sungai Radda kita ada pembangunan membuat Sabo Dam, dibangun dengan fungsi untuk mengendalikan sedimen dengan cara menahan, menampung dengan harapan bisa mengurangi sedimen. Kita haram progresnya juga ini lancar," jelas Ketua Gerindra Sulsel itu.

Iwan Aras juga menyampaikan, penanganan pasca banjir bandang juga dibutuhkan koordinasi lintas kementerian, karena dirinya meyakini ada penyebap lain dari munculnya sedimen.

"Mungkin di daerah hulu kita ada permaslahan, kementerian PUPR ini kan tugasnya hanya pengendalian banjir, tapi yang perlu di cari juga penyebapnya. Misalnya ada wilayah pegunungan kita yang bermasalah, disini juga di butuhkan peran dari Kementerian KLH dalam upaya reboisasi atau penghijauan di hulu dan mengembalikan fungsi hutan," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyampaikan apresiasinya kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi V yang berkunjung ke Kabupaten Luwu Utara.

" Tentu ini kesempatan yang baik bagi pemerintah daerah, pertama menyampaikan ucapan terimakasih atas semua dukungan yang diberikan terutama pada pasca banjir bandang hingga saat ini," ungkap Indah.

Indah menambahkan cukup banyak yang dilakukan oleh Kementrian terkait yang menjadi mitra dari komisi V khusunya PUPR dalam hal penanganan pasca banjir bandang di Luwu Utara.

"Kita akui saat ini masi banyak PR bagaimana penaganan tiga sungai (Rongkong, Radda, Masamba.red) yang sudah ada dalam perencanaan PUPR dan tentu saja kami berharap dengan kunjungan kali ini, Komisi V dapat terus memberi atensi sampai semuanya dapat kita selesaikan," harap Bupati Perempuan pertama di Sulsel itu.

Selain itu untuk prasarana sarana utilitas (PSU), Indah menitipkan PSU yang ada di delapan lokasi hunian tetap yang sudah dibangun.

"Kalau untuk PSN Bendung Baliase telah hampir tuntas dan kami berharap bapak Presiden nanti dapat berkenan meresmikan bendung Baliase di Kabupaten Luwu Utara yang mengairi kurang lebih 21.000 hektar lahan persawahan,"

Usai meninjau sungai Masamba, Rombongan Komisi V DPR RI ini juga melihat langsung Bendung Baliase dan Pelabuhan Munte. 

#Kabupaten Luwu Utara

Berita Populer