Dewi Yuliani : Minggu, 12 Februari 2023 19:52
Ilustrasi

JAKARTA, BUKAMATA - Pemilu 2024 mendatang akan didominasi oleh pemilih muda berusia 17-40 tahun. Sekira 53-55 persen dari total pemilih atau sekitar 107 juta orang merupakan kalangan pemilih muda.

"Kalau kita lihat proporsinya antara usia 15 tahun yang mungkin nanti menjadi pemilih pemula (berusia 17 tahun) pada saat 2024 sampai dengan usia 39 tahun hingga 40 tahun," kata Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, August Mellaz, dikutip pada Minggu, 12 Februari 2023.

"Itu proporsinya sekitar 53 sampai 55 persen atau 107 juta, hampir 107-108 juta dari total jumlah pemilih di Indonesia," sambungnya.

Mellaz pun menyebut para pemilih muda perlu dibekali dengan pemahaman soal nilai penting penyelenggaraan pemilu. Yaitu pemilu bukan hanya digelar sebagai sarana untuk mengevaluasi penyelenggaraan pemerintah, melainkan juga sebagai sarana integrasi bangsa.

Selain itu, pemilu juga digelar agar masyarakat dapat menentukan pemimpin yang dapat membuat masa depan Indonesia menjadi lebih baik lagi ke depannya. "Memilih para pemimpin bangsa kita itu menjadi penentu bagi keberlanjutan masa depan kita," ucapnya.

Oleh karena itu, Mellaz menjelaskan bahwa pihaknya akan mensosialisasikan pemahaman mengenai pemilu kepada pemilih muda dengan menggandeng sejumlah pihak untuk menghadirkan program-program edukasi soal kepemiluan yang mudah diakses anak muda.

"Banyak program nanti yang akan menyasar teman-teman muda, misalnya KPU Goes to School, dan Goes to Campus," tuturnya.

"Bahkan di banyak tempat, misalnya di satuan kerja kami di tingkat kabupaten kota, banyak sekali permintaan dari kepala sekolah, guru di sekolah menengah atas agar KPU daerah memfasilitasi skema tentang tata cara pemilihan secara demokratis. Misalnya, untuk pemilihan di tingkat sekolah, pemilihan OSIS, dan segala macam," bebernya. (*)