MAKASSAR, BUKAMATA - Kasus pembunuhan terhadap bocah MS (11) yang organ tubuhnya mau dijual memasuki babak baru. Berkas perkara terhadap tersangka AD (17) dinyatakan P-21.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando KS, mengatakan, tersangka AD beserta barang bukti telah dlimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.
"Diserahkan hari ini. Tahap dua yang (tersangka) dibawah umur (AD)," katanya, Kamis, 26 Januari 2023.
Berbeda dengan tersangka Muh Faisal, selaku otak dalam pembunuhan ini. Berkas perkaranya belum P-21.
"Belum. Pokoknya masih dipelajari. Belum P-21," jelas Kompol Lando.
Kendati demikian, berkas perkara Muh Faisal ini juga akan menyusul dan selanjutnya akan dinyatakan P-21.
"Iyalah (Muh Faisal akan menyusul)," pungkasnya.
Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati dan minimal seumur hidup serta UU Perlindungan Anak
Sekadar diketahui, Muh Faisal dan AD diduga merencanakan pembunuhan terhadap bocah MS (11) di rumahnya di Jalan Ujung Bori, Makassar, Minggu 8 Januari 2023. Keduanya mengaku menghabisi korban karena tergiur bisnis jual beli organ tubuh di sebuah web melalui mesin pencarian buatan Rusia, Yandex.
Dalam web itu, mereka melihat tawaran pembelian organ tubuh manusia seharga USD 50 ribu. Dari situlah, mereka tergiur dan menjadikan MS sebagai korban yang akan dijual organ tubuhnya ke akun di dalam web tersebut. (*)
BERITA TERKAIT
-
Bocah 10 Tahun di Gowa Jadi Korban Penculikan dan Kekerasan Seksual, Pelaku Punya Sejumlah Catatan Kriminal
-
Siswi SMA di Bone Nyaris Jadi Korban Penculikan Usai Terjebak Rayuan di Media Sosial
-
Wali Kota Makassar Apresiasi Polrestabes Ungkap 20 Kilogram Narkotika dan Kasus Penculikan Balqis
-
Bilqis Kembali ke Pelukan Keluarga, Pemkot Makassar Apresiasi Tim Jatanras dan Berikan Penghargaan
-
Pemkot - Polrestabes Makassar Mantapkan Sinergi Wujudkan Kota Aman dan Melayani