MAKASSAR, BUKAMATA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, optimistis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara meraih penghargaan Paritrana Award BPJS Ketenagakerjaan. Apalagi,hingga saat ini Pemkab Luwu Utara telah mencover setidaknya 72 persen pekerja yang ada.
"Hingga saat ini setidaknya sudah ada 72 persen pekerja yang terlindungi. Ini sebagai wujud komitmen Pemda Luwu Utara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga. Seperti tenaga Non ASN, nelayan, aparat desa dan pegawai sara di desa," kata Indah, usai mengikuti Wawancara Panitia Paritrana Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di Hotel Mercure Makassar, Kamis, 26 Januari 2023.
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya juga mendorong berbagai pihak, baik swasta maupun non swasta untuk memberikan jaminan perlindungan kepada masyarakat yang dipekerjakan.
"Khusus untuk jajaran pemerintah, kita telah mendorong pemerintah desa untuk menganggarkan melalui APBDes untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja rentan yang ada di desanya," terang isteri dari anggota DPR RI Fraksi Golkar Muh Fauzi ini.
Dirinya juga mengapresiasi kegiatan ini. Ini kali pertamanya Sulsel melaksanakan seleksi Paritrana Award. Indah berharap, kegiatan ini bukan sekedar ajang award.
"Terpenting dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan bentuk edukasi kepada pemda, perusahaan, karena ini bicara sektor formal dan informal, dimana masyarakat PU, BPU maupun jasa konstruksi itu betul-betul memberi perlindungan kepada masyarakat," tutupnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Luwu Utara Masuki Babak Pemulihan, Bupati Andi Rahim Tekankan Waspada dan Penanganan Permanen Pascabanjir
-
Bupati Luwu Utara Alihkan Status Penanganan Banjir dari Tanggap Darurat ke Masa Pemulihan
-
Dorong ASN Profesional dan Tepat Posisi, Luwu Utara Mulai Pemetaan Kompetensi Lewat CACT
-
Buka Rakerda DMI Luwu Utara, Bupati Andi Rahim Dorong Masjid Jadi Pusat Ibadah dan Pertumbuhan Ekonomi
-
Sukseskan Imbauan Bupati, Sejumlah Pejabat Luwu Utara Kompak Ambil Rapor Anak di SMPN 4 Masamba