PSM Makassar Siap Tantang Persis Solo di Manahan: Trucha Lakukan Rotasi, Abu Kamara Starter
29 November 2025 19:07
Melandainya harga daging babi tercermin dari pergerakan harga futures nya. Pada akhir pekan lalu, harga daging babi turun ke US$ 77,83 per Lbs. Kisaran harga tersebut adalah yang terendah dalam tiga bulan terakhir.
BUKAMATA - Harga daging babi di China terus merosot dalam beberapa bulan terakhir. Harga nya bahkan turun menjelang Tahun Baru atau Imlek yang menjadi puncak konsumsi warga Tiongkok.

Melandainya harga daging babi tercermin dari pergerakan harga futures nya. Pada akhir pekan lalu, harga daging babi turun ke US$ 77,83 per Lbs. Kisaran harga tersebut adalah yang terendah dalam tiga bulan terakhir.
Merujuk pada data inflasi China, harga babi turun 8,7% pada Desember 2022 dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini lebih tajam dibandingkan pada November 2022 yang terkoreksi 0,7%.
Dilansir dari Yicai Global, rata-rata harga babi jatuh ke kisaran US$ 2,27 per kg pada Desember 2022. Harga tersebut jatuh hampir 50% dibandingkan pada Oktober 2022.
Anjloknya harga babi secara terus menerus tentu saja menjadi kekhawatiran. Pasalnya, industri daging babi melibatkan jutaan warga China mulai dari peternak, pemotong daging, hingga pedagang. Dengan harga yang menurun maka pendapatan mereka bisa jatuh.
Anjloknya harga justru terjadi menjelang Imlek di mana tradisi memotong dan memakan babi bersama keluarga hadir.
Akibat harga yang turun tajam, peternak babi kini kehilangan sekitar US$ 44 per ekor padahal pada periode yang sama tahun-tahun sebelumnya mereka bisa mendapatkan keuntungan sebesar US$ 148 per babi dewasa.
Turunnya harga babi disebabkan oleh sejumlah faktor mulai dari menurunnya permintaan, supply yang mencukupi, hingga meningkatnya penyebaran Covid-19.
Penjualan daging babi anjlok menjadi sekitar 64.000 ton pada Desember 2022. Penjualan tersebut turun hampir setengahnya dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Konsumsi daging babi mungkin sudah melewati titik terendah tetapi harga belum sampai ke titik terendah. Harga masih bisa turun," tutur analis dari Rabobank, Pan Chenjun, dikutip dari Time.
29 November 2025 19:07
29 November 2025 18:30
29 November 2025 17:11
29 November 2025 09:50
29 November 2025 11:25
29 November 2025 16:15
29 November 2025 12:27
29 November 2025 13:56