PAREPARE, BUKAMATA - Pasar Wekke’e digadang-gadang menjadi sentra perputaran ekonomi baru di Kota Parepare. Letak pasar berjarak lima kilometer dari pusat kota di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki.
Kepala Dinas Perdagangan Parepare, Prasetyo Catur, mengatakan, ada sebanyak 166 lods yang telah diundi. Terdiri dari 58 untuk lods yang basah bagi sayuran, ikan dan campuran. Sedangkan 108 lods lainnya untuk pedagang kosmetik, baju, cakar, sandal dengan yang lainnya.
"Alhamdulillah para pedagang cukup antusias berjualan di Pasar Wekke’e. Saya turut bersyukur karena para pedagang yang berada di pinggir jalan kami arahkan untuk masuk. Lods baru di pasar ini (Wekke’e) sudah terisi penuh," katanya, 20 Januari 2023.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, bersyukur pasar yang telah sekian lama terbengkalai sebelum dirinya memimpin di Kota Cinta, telah berfungsi.
Dengan berfungsinya Pasar Wekke’e ini, ia berharap ada sentra perputaran ekonomi baru bagi para penduduk maupun pedagang di Kecamatan Bacukiki.
"Pasar ini akan mendekatkan masyarakat dengan pusat ekonomi dan memangkas biaya transportasi pedagang yang berjualan jauh dari tempat tinggalnya," ujarnya.
Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Perdagangan (Disdag) melakukan renovasi di tahun 2022 untuk mengaktifkan kembali pasar Wekee’e dengan lebih modern dan representatif. (*)
BERITA TERKAIT
-
Gubernur Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare sebagai Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Warga Panik Isu BBM Naik, Wali Kota Parepare: Hoaks! Stok Aman
-
Setahun Tasming - Hermanto Memimpin Parepare, Kemiskinan Turun, Program Sosial Meluas
-
Dapat Penghargaan dari Kemendikdasmen, Parepare Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah
-
Pantau Harga Jelang Lebaran, Wali Kota Parepare Temukan Kenaikan Rp5.000-Rp30.000 per Kilogram