BUKAMATA - Kecelakaan helikopter di pinggiran Kyiv pada Rabu menewaskan 18 orang, termasuk menteri dalam negeri Ukraina dan tiga anak, kata pihak berwenang Ukraina. Belum ada keterangan apakah kecelakaan itu kecelakaan atau akibat perang dengan Rusia. Tidak ada pertempuran yang dilaporkan baru-baru ini di wilayah Kyiv.
Sebanyak 29 orang terluka, termasuk 15 anak-anak, kata gubernur daerah itu.
"Untuk saat ini, kami sedang mempertimbangkan semua versi yang mungkin dari kecelakaan helikopter itu," kata jaksa agung Ukraina, Andriy Kostin, melalui Telegram.
Investigasi sedang dilakukan oleh Dinas Keamanan Ukraina, katanya.
Ibu negara Ukraina, Olena Zelenska, mengusap mata berkaca-kaca dan mencubit hidungnya dengan emosi beberapa menit sebelum menghadiri sesi Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.
"Hari yang sangat menyedihkan lagi hari ini - kerugian baru," katanya.
Presiden Forum Borge Brende meminta 15 detik hening setelah membuka sesi untuk menghormati pejabat Ukraina yang tewas dalam kecelakaan itu.
Kecelakaan itu terjadi hanya empat hari setelah serangan rudal Rusia di sebuah gedung apartemen di tenggara Ukraina menewaskan 45 warga sipil, termasuk enam anak - serangan paling mematikan terhadap warga sipil sejak musim semi.
BERITA TERKAIT
-
Gempa Dahsyat Magnitudo 8,0 Guncang Rusia, BMKG: Berpotensi Tsunami hingga Indonesia
-
Rusia Jadi Negara Pertama yang Mengakui Pemerintahan Taliban di Afghanistan
-
Jalan Layang Runtuh, Tujuh Orang Dilaporkan Tewas
-
Kapal Tanker Rusia Terbelah Dua, Ribuan Ton Minyak Tumpah ke Laut
-
Pejabat Tinggi Ukraina Mulai Kunjungan ke AS untuk Bangun Hubungan dengan Pemerintahan Trump