Hikmah
Hikmah

Senin, 09 Januari 2023 10:55

Tiga Tahun Tanpa Pergerakan, China Tiba-tiba Borong Emas 32 Ton

Tiga Tahun Tanpa Pergerakan, China Tiba-tiba Borong Emas 32 Ton

Pembelian emas oleh PBoC adalah yang pertama kali sejak September 2019 atau lebih dari tiga tahun lalu. Dengan tambahan 32 ton maka cadangan emas China kini menyentuh 1.980 ton pada November 2022.

BUKAMATA - Bank Sentral China (PBoC) dikabarkan memborong 32 ton emas dari pasar internasional. World Gold Council (WGC) pada Jumat (6/1/2023) melaporkan bank sentral China (PBoC) memborong emas sebanyak 32 ton tersebut November 2022.

Pembelian emas oleh PBoC adalah yang pertama kali sejak September 2019 atau lebih dari tiga tahun lalu. Dengan tambahan 32 ton maka cadangan emas China kini menyentuh 1.980 ton pada November 2022.

Akibat pemberitaan tersebut, harga emas dunia terus menunjukkan trend kenaikan sejak awal tahun. Emas juga mengalami penguatan pada perdagangan Senin (9/1/2023).

Kerek Emas dalam Negeri

harga emas dunia pun sepanjang pekan lalu melesat 2,3% dan berlanjut 0,21% pagi ini. Terus berlanjutnya kenaikan harga emas dunia tentunya bisa ikut mengerek harga emas batangan yang dijual Pegadaian.

harga emas dunia merupakan salah satu faktor yang menggerakkan harga emas batangan di dalam negeri.

Melansir data dari situs resmi miliki Pegadaian, emas Antam standar ukuran 1 gram dijual Rp 1.068.000/batang, sama persis dengan harga Minggu kemarin. Pegadaian menjual emas ini mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Kemudian emas Antam retro ukuran 1 gram dijual Rp 1.040.000/batang.

Sementara itu Emas Antam batik, emas yang paling mahal di Pegadaian tetapi hanya tersedia 3 ukuran saja, 0,5 gram, 1 dan 8 gram. Ukuran 1 gram dijual Rp 1.224.000 batang

Terakhir ada emas UBS yang tersedia mulai ukuran 0,5 gram - 1.000 gram, dengan ukuran 1 gram dijual Rp 1.037.000/batang, harganya juga stagnan dibandingkan Minggu kemarin.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Harga Emas #China