Wiwi
Wiwi

Senin, 09 Januari 2023 05:58

Sering Cemas Berlebihan? Hati-hati Kamu Terkena Anxiety Disorder

Sering Cemas Berlebihan? Hati-hati Kamu Terkena Anxiety Disorder

Jika rasa cemas sampai tidak mampu dikelola dengan baik dan malah berujung pada ketakutan tanpa sebab, hal ini tidaklah wajar.

BUKAMATA — Munculnya rasa cemas dalam diri ketika menghadapi situasi sulit merupakan hal yang wajar terjadi. Namun, jika rasa cemas sampai tidak mampu dikelola dengan baik dan malah berujung pada ketakutan tanpa sebab, hal ini tidaklah wajar. 

Jika kamu mengalami kondisi ini, bisa jadi kamu mengidap anxiety disorder atau gangguan kecemasan tanpa disadari. Karena itu, ketahuilah beberapa tandanya agar kamu dapat segera mencari pertolongan medis. 

Mengenai Anxiety Disorder

Anxiety disorder atau gangguan kecemasan gangguan mental yang menyebabkan rasa cemas dan takut berlebih. Kondisi ini rentan membuat pengidapnya menjadi tidak semangat untuk melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk hobi yang biasa digemari. 

Lebih lanjut, rasa cemas yang dirasakan dapat berlangsung intens dalam jangka panjang. Seringkali dengan ketakutan ini membuat penderitanya cepat lelah baik secara mental atau fisik. 

Kondisi ini juga membuat pengidapnya merespons hal-hal dan situasi tertentu dengan ketakutan. Di samping itu, pengidapnya juga dapat mengalami tanda-tanda kecemasan fisik, seperti jantung berdebar dan berkeringat.

Penyebab gangguan kecemasan tidak sepenuhnya dipahami. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya, yaitu: 

  • Trauma. Anak-anak yang mengalami kekerasan, pelecehan, atau menyaksikan peristiwa traumatis berisiko lebih tinggi mengalami gangguan kecemasan. Orang dewasa yang mengalami peristiwa traumatis juga dapat mengembangkan gangguan kecemasan.
  • Stres karena suatu penyakit. Memiliki kondisi kesehatan atau penyakit serius dapat menyebabkan kekhawatiran.
  • Stres yang tinggi. Peristiwa yang tidak menyenangkan seperti kematian anggota keluarga, stres kerja, dapat meningkatkan stres. Stres yang tinggi pada akhirnya dapat memicu kecemasan berlebihan. 
  • Kepribadian. Orang dengan tipe kepribadian tertentu lebih rentan terhadap gangguan kecemasan daripada yang lain.
  • Gangguan kesehatan mental lainnya. Pengidap gangguan kesehatan mental seperti depresi, seringkali juga mengalami gangguan kecemasan.
  • Faktor genetik. Memiliki kerabat yang mengidap gangguan kecemasan dapat meningkatkan risikonya. 
  • Efek narkoba atau alkohol. Penyalahgunaan narkoba atau alkohol atau saat sakaw akibat putus obat dapat menyebabkan atau memperburuk kecemasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#anxiety disorder #gangguan mental #kesehatan mental

Berita Populer