Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Oliebollen (atau di Belgia disebut smoutebollen) adalah kue gorengan asal Belanda berisi kismis atau potongan apel dengan rasa mirip donat.
BUKAMATA – Oliebollen ramai menjadi perbincangan warganet karena bentuknya yang mirip dengan odading. Kue olibollen ini mulai jadi perbincangan setelah seorang pengguna Twitter mencuit tentang pengalamannya berkunjung ke Belanda di momen tahun baru 2023. Ia mengaku diajak makan kue khas tahun baru asal Belanda bernama oliebollen.
Antrean untuk mendapatkan oliebollen pun mengular panjang. Ia bahkan rela antre berjam-jam demi mendapatkan camilan khas Belanda saat tahun baru itu. Lucunya, saat olibollen sudah di tangan, ia justru mendapati kue serupa odading yang banyak dijajakan di Indonesia.
Untuk membuatnya, kedua kue ini sama-sama digoreng dalam minyak yang banyak dan panas. Biasanya, dikonsumsi dalam keadaan panas atau hangat. Oliebollen (atau di Belgia disebut smoutebollen) adalah kue gorengan asal Belanda berisi kismis atau potongan apel dengan rasa mirip donat. Oliebollen juga dikenal di Indonesia dan sering tercantum dalam buku resep kue terbitan lama. Oliebollen dibuat dengan cara menggoreng adonan di dalam minyak panas sampai berwarna kecoklatan. Adonan dibuat dari tepung, telur, ragi, garam, dan susu. Adonan ini dibiarkan sekitar 1 jam dan digoreng, kemudian ditaburi gula bubuk.
Kemiripan odading dan Oliebollen jika diperhatikan lagi bukan hanya pada bentuk, tapi nama kue yang memliki bunyi huruf vokal yang sama. Mengingat kedekatan Belanda dan Indonesia sebagai dua negara yang mengalami proses akulturasi yang panjang di masa penjajahan, bisa jadi kue odading mendapat pengaruh dari oliebollen, atau mungkin sebaliknya.
Lantas, apa beda odading dan oliebollen?
Perbedaan kedua kue ini kemungkinan ada pada rasa. Dalam hal ini, rasa yang dimaksud didukung oleh isian kedua kue yang berbeda. Oliebollen biasanya disajikan dengan isian kismis, cokelat, atau apa pun sesuai selera. Sementara odading biasanya dicamil dalam sajian polos. Jika ingin menambahkan rasa, bisa menggunakan gula tepung halus sebagai cocolan.
Selain itu, perbedaan lainnya mungkin terlihat dari penyajiannya dan di mana kue tersebut bisa didapatkan. Odading disajikan bebas di Indonesia sebagai jajanan kaki lima. Anda bisa mendapatkannya tanpa harus mengantre. Sementara oliebollen didapat secara khusus, bahkan harus antre berjam-jam. Kue satu ini jadi salah satu khas perayaan tahun baru di Belanda.
Melansir The Spruce Eat, oliebollen memang jadi kue musiman yang hanya dibuat dan dinikmati secara khusus untuk merayakan tahun baru.
Menukil laman SBS, beberapa orang menganggap makanan ini berasal dari zaman pagan. Salah satu pasalnya, makanan ini hanya dikonsumsi oleh suku Jermanik yang merayakan Yule.
Satu cerita berlanjut bahwa dewi pagan Perchta yang kejam akan terbang berkeliling dan membelah perut orang-orang yang ditemuinya untuk dimakan. Untuk mencegah hal itu, orang-orang pun memakan oliebollen sebagai pencegahan.
Hal ini dilakukan sebab makanan berminyak dianggap mengandung banyak residu, sehingga pedang Perchta akan terlepas dari perut mereka. Sementara itu, yang lain mengatakan bahwa kue ini dibawa ke Belanda oleh orang-orang Yahudi yang melarikan diri dari Portugal pada Abad Pertengahan.
Cerita berlanjut, pada abad ke-17, donat Belanda ini pertama kali resmi disebutkan. Sebuah resep oliebollen diterbitkan dalam buku masak milik Belanda. Resep itu mengatakan bahwa kue ini penuh lemak dan disebut sebagai oliekoecken (kue minyak). Baru pada akhir abad ke-19, makanan ini dimasukkan ke dalam kamus Belanda dan oliebollen menjadi nama pilihannya. Itulah oliebollen, kue khas Belanda yang ternyata mirip odading asal Indonesia.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33