MAKASSAR, BUKAMATA - Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin, meminta maaf atas ulah oknum anggotanya yang diduga menertawai DA, saat melaporkan suaminya yang hilang, Hagai, ke kantor polisi.
Oknum itu juga diduga menyuruh DA mengganti suaminya. Menurut Kompol Andi, ucapan itu hanya candaan, namun diucapkan dalam situasi yang tidak tepat.
"Saya mohon maaf kemarin waktu diambil keterangan. Ada anggota yang bilang kalau hilang (suaminya), diganti. Mungkin bercanda tapi Sikonnya (situasi dan kondisinya) tidak dilihat," katanya, Senin 2 Januari 2023.
Perwira Polri satu melati ini juga memohon maaf bila ada oknum anggotanya yang mengucapkan kalimat "ganti suami" itu kepada DA.
"Saya selaku Kapolsek minta maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan dari anggota saya. Sekali lagi saya mohon maaf nanti saya berikan penekanan kepada anggota khusus di pelayanan," bebernya.
Sebelumnya diberitakan, DA, wanita di Makassar mendapat sikap yang kurang menyenangkan dari polisi saat ingin melaporkan suaminya, Hagai yang hilang ke Polsek Biringkanaya.
Bukannya dilayani dan dibuatkan laporan resmi, DA mengaku justru diketawai oleh petugas piket di sana. DA pun pulang dengan tangan kosong.
"Dibuatkan surat laporan saja tidak mau. Polisinya cuman ketawai itu istrinya, baru diusir pulang," kata rekan korban, SH.
Bermula saat suaminya itu, Hagai hilang sejak Senin, 26 Desember 2022. DA kemudian memutuskan untuk melaporkan ini ke Polsek Biringkanaya, Selasa 27 Desember 2022.
Bukannya mendapat simpati, DA mengaku justru diketawai polisi karena suaminya hilang.
Setelah itu, DA sempat dimintai keterangan oleh dua polisi untuk dimintai keterangan soal hilangnya suaminya tersebut. Dalam kedatangannya, salah satu polisi itu justru mengatakan ganti suami saja ke DA, suami Hagai yang hilang.
"Langsung itu bapak bilang kalau hilang diganti. Saya bilang, kenapa pak? Bilang lagi kalau hilang (suami), diganti," bebernya. (*)