Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) telah menganggarkan untuk merevitalisasi Kanrerong Karebosi menjadi Smart Kanrerong Karebosi.
Proyek Revitalisasi Kanrerong Karebosi Ditender Ulang
Smart Kanrerong Karebosi menjadi proyek yang yang digadang-digadang mampu memkasimalkan potensi pelaku UKM di Makassar.
BUKAMATA - Smart Kanrerong Karebosi menjadi proyek yang yang digadang-digadang mampu memkasimalkan potensi pelaku UKM di Makassar. Rencana untuk merevitalisasi kawasan kuliner itu lebih modern. Pemkot Makassar sudah menganggarkan Rp 5 miliar tahun ini untuk revitalisasi yang dimaksud
Adapun konsep baru kawasan Kanrerong nantinya akan dibangun 12 booth dua lantai dengan ukuran 10 x 10 meter. Selain menjadi kawasan kuliner juga nantinya para pelaku UMKM bisa memamerkan dan menjual produk-produknya, khususnya produk kerajinan. Selain itu, juga ada satu bangunan sebagai markas pengelola UPTD Kanrerong.

Namun, revitaliasi Kanrerong Karebosi batal ditender dini. Kepala Dinas Koperasi UKM Kota Makassar, Sri Susilawati mengungkap alasannya karena ada perubahan desain. Pembangunan Kanrerong Karebosi harus menyesuaikan dengan rencana revitalisasi Lapangan Karebosi.
"Ada revisi desain karena disinkronkan dengan revitaliasi Karebosi. Sebenarnya kita mau tender dini tapi ternyata ada perubahan desain jadi batal," ungkapnya, Minggu (1/1/2022).
Dengan begitu, desain perencanaan yang ada sekarang ini perlu diubah. Kendati demikian, konsep atau kegunaan Kanrerong Karebosi akan tetap sama.
Adapun anggaran pembangunan Kanrerong Karebosi dialokasikan sebesar Rp15 miliar. Sekitat Rp15 miliar untuk 11 unit (bangunan), 10 unit Kanrerong dan 1 unit kantor UPTD.
Untuk sementara, Dinas Koperasi UKM juga menunggu progres dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menyediakan landasan Kanrerong.
Sebelumnya, konsep Kanrerong dirancang dua lantai. Desainnya menonjolkan bahan kayu yang kuat. Lantai satu bakal ditempati pedagang berjualan, sementara lantai dua bisa menjadi tempat bersantai pengunjung.
News Feed
Berita Populer
04 Juni 2026 14:26
04 Juni 2026 14:30
