Hikmah
Hikmah

Sabtu, 24 Desember 2022 11:15

Waspada Cuaca Buruk, Kemenhub Minta Operator Maskapai Penerbangan Waspada

Waspada Cuaca Buruk, Kemenhub Minta Operator Maskapai Penerbangan Waspada

"Karena kita ketahui bersama, cuaca merupakan salah satu faktor penting dalam keselamatan dan keamanan transportasi tak terkecuali dengan penerbangan," kata Kristi dalam siaran pers, Jumat (23/12/2022)

BUKAMATA -Puncak musim penghujan yang mengakibatkan cuaca ektrem di sejumlah wilayah di tanah air bertepatan dengan musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) periode 2022 - 2023. Hal tersebut mengundang kekhawatiran dari pemerintah utamanya kementerian perhubungan.

Maknyanya, baru-baru ini dalam keterangan resminya Kementerian Perhubungan sengaja mengimbau seluruh operator penerbangan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi cuaca buruk.

Imbaun ini dikeluarkan Kemenhub agar seluruh perjalanan transportasi udara dapat berlangsung dengan selamat, aman dan nyaman.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Maria Kristi Endah Murni mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) termasuk pada saat Rakor Antisipasi Kondisi Cuaca Ekstrem Periode Nataru 2022/2023 musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia akan berlangsung selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Sehingga memungkinkan terjadinya cuaca ekstrem yang akan mempengaruhi perjalanan sektor transportasi di berbagai moda, termasuk penerbangan.

"Karena kita ketahui bersama, cuaca merupakan salah satu faktor penting dalam keselamatan dan keamanan transportasi tak terkecuali dengan penerbangan," kata Kristi dalam siaran pers, Jumat (23/12/2022).

Maka dari itu, Kristi meminta seluruh operator penerbangan untuk aktif melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait dan melakukan mitigasi terhadap potensi ramalan cuaca buruk.

Di sisi infrastruktur penunjang penerbangan, Kemenhub telah memastikan dan melakukan kalibrasi terhadap fasilitas navigasi penerbangan, bekerja sama dengan Balai Kalibrasi Penerbangan, AirNav, dan Angkasa Pura.

"Dalam kondisi apapun, kita harus memprioritaskan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan untuk pengguna jasa penerbangan. Jangan paksakan, jika kondisi cuaca memang tidak memungkinkan untuk terbang," ujar Kristi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Kemenhub RI

Berita Populer