MAKASSAR, BUKAMATA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menargetkan penurunan inflasi bisa dibawah 5 persen di akhir tahun.
Beberapa langkah telah dilakukan, diantaranya menjaga distribusi barang antar daerah, hingga menjaga ketersediaan komoditas.
Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Sulsel, Ichsan Mustari, menjelaskan, Pemprov termasuk kabupaten dan kota telah melakukan berbagai langkah, dalam mengendalikan inflasi.
"Kami sudah lakukan beberapa langkah, diantaranya pasar murah, sehingga harga bisa dikendalikan. Termasuk pemanfaatan anggaran untuk mengendalikan inflasi sebesar Rp 15 miliar," jelas Ichsan Mustari, Senin, 19 Desember 2022.
Selain itu, ia menjelaskan, untuk bantuan sosial sebanyak Rp 2 miliar, juga telah tersalurkan 95 persen. Terutama di kabupaten dengan kemiskinan ekstrim. Termasuk pelaksanaan padat karya yang dipercepat, sehingga kemampuan belanja masyarakat lebih baik.
"Pemprov terus melakukan pengawasan, sehingga kabupaten dan kota dapat melakukan pengendalian inflasi, dan target inflasi akhir tahun dapat tercapai," jelasnya.
Menurutnya, sesuai arahan Presiden terkait inflasi ditargetkan dibawah 5 persen.
Hal senada diungkapkan Pelaksana Tugas Kepala Biro Ekonomi Pembangunan, Andi Darmawan Bintang. Ia menyatakan, Pemprov menargetkan inflasi dibawah lima persen.
"Kami telah melakukan kerjasama dengan kabupaten dan kota dalam rangka menjaga suplai dan demand berkaitan dengan komoditas di satu daerah," ujarnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
1.157 Peserta dari 38 Provinsi dan 79 Kementerian-Lembaga Ikuti Defile MTQ KORPRI di Makassar
-
Kolaborasi UPT Perpustakaan Sulsel dan Pegadaian, Edukasi Literasi dan Tabungan Emas Lewat Lomba Mewarnai HUT RI ke-81
-
Malam Ta'aruf MTQ VIII KORPRI Nasional, 1.173 Peserta dari 117 Kontingen Berkumpul di Sulsel
-
Sulsel Jadi Tuan Rumah MTQ VIII KORPRI Nasional, Jufri Rahman Lepas Kafilah Daerah
-
Pemprov Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros