Hikmah
Hikmah

Sabtu, 17 Desember 2022 17:26

Bobol Uang Donasi Sekolah Rp19 Juta , 7 Orang  di Pangkep Ditangkap

Bobol Uang Donasi Sekolah Rp19 Juta , 7 Orang di Pangkep Ditangkap

"Pelaku mengatakan dia sudah transfer di open donasi sebesar Rp500 ribu. Setelah itu pelaku mengatakan bahwa uang yang di transfer katanya kelebihan dan menyuruh korban untuk mengembalikan sebesar Rp300 ribu," jelas Dharma

MAKASSAR, BUKAMATA - Polisi menangkap pelaku pembobolan saldo rekening milik sebuah sekolah di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku membobol saldo rekening sekolah itu senilai Rp. 19 juta. 

"Benar ada yang kami amankan pelaku pembobol rekening sekolah. Pelakunya ada tujuh orang," kata Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara membenarkan kejadian itu, Sabtu (17/12/ 2022).

Masing-masing pelaku pembobolan inisial KA (20), AI (17), AR (17), AM (21), MR (20), AH (20), dan YS (23). Aksi pembobolan ini bermula saat korban membuka donasi melalui sosial media. 

Donasi yang dibuka itu diperuntukkan untuk pembangunan sekolahnya di Pangkep. KA pun merespons postingan korban, dan mengaku telah mengirimkan sejumlah uang ke rekening korban, Kamis 15 Desember lalu.

"Pelaku mengatakan dia sudah transfer di open donasi sebesar Rp500 ribu. Setelah itu pelaku mengatakan bahwa uang yang di transfer katanya kelebihan dan menyuruh korban untuk mengembalikan sebesar Rp300 ribu," jelas Dharma.

Perkataan KA terasa janggal di benak korban. Dia tidak percaya bahwa uang yang dimaksud pelaku ada kelebihan. Singkat cerita, saldo rekening korban untuk pembangunan sekolah itu lenyap. 

"Korban tidak percaya bahwa pelaku tersebut mengirimkan uang di nomor rekening tersebut. Tidak lama kemudian uang open donasi dan uang simpanan di nomor rekening korban tiba-tiba hilang. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp19.400.000," ungkapnya.

Korban pun melaporkan ini ke polisi. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, tujuh pelaku pun ditangkap dalam sebuah indekos di Parepare, Kamis 15 Desember.

Hasil interogasi ketujuh pelaku, mereka mengakui telah membobol saldo rekening korban dengan cara membagi tugas.

"Saat kami amankan, mereka mengaku bahwa saat beraksi, mereka membagi tugas. Ada yang berkomunikasi dengan korban mencari korban, menarik hingga meminjamkan ATM saat beraksi," ungkap Dharma.

Saat ini ketujuh pelaku dan barang bukti dibawa ke Polda Sulsel untuk pemeriksaan lebih lanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pembobolan rekening donasi #Donasi sekolah di pangkep