Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Senin, 12 Desember 2022 14:31

Ist
Ist

Mengerikan! Beredar Video KKB Bantai Tukang Ojek di Pegunungan Bintang

Telah terjadi aksi penembakan yang dilakukan oleh KST Ngalum Kupel terhadap tukang ojek Pangkalan Kali Okse, di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang.

MAKASSAR, BUKAMATA - Video yang memperlihatkan kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua beredar di sosial media. Dalam video tersebut, KKB melakukan penganiayaan terhadap pria, yang belakangan diketahui berprofesi sebagai tukang ojek Pangkalan Kali Okse, di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin, 5 Desember 2022 pukul 14.30 WIT, di Kali Okse, Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dimana, telah terjadi aksi penembakan yang dilakukan oleh KST Ngalum Kupel Batalyon III Meme Salju pimpinan Taklif Diyeitoki Kalakmabin (Danyon III Meme Salju) terhadap tukang ojek Pangkalan Kali Okse, di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, yang mengakibatkan dua tukang ojek atas nama La Aman dan La Usu meninggal dunia.

Adapun kronologis kejadian tersebut, pada pukul 14.30 WIT, Kadir (tukang ojek), tiba di Polsek Oksibil dan melaporkan bahwa pukul 13.34 WIT, ia menerima pesan WhatsApp dari La Jani (tukang ojek Pangkalan Kali Okse), yang intinya bahwa ia berada di Kali Digoel dan dikejar oleh KST Ngalum Kupel. Informasinya, yang masih berada di Kampung Mangabib sekitar enam orang, yang mana saat ini mereka masih bersembunyi di dalam hutan untuk mengamankan diri.

Adapun data enam orang tersebut adalah Rizal, La Jani, La Rono, La Ati alias Pade,

La Usu, dan La Aman.

Kemudian, pukul 15.30 WIT, La Sambo (tukang ojek) tiba di Polsek Oksibil dan memberikan laporan yang intinya, pada saat ia menuju Pangkalan Kali Okse, sesampainya di Kali Digoel, ia bertemu sekitar 10 orang KST Ngalum Kupel, dengan membawa dua pucuk senjata api laras panjang berjarak sekitar 20 meter.

Salah satu dari KST Ngalum Kupel yang memegang senjata berteriak "jangan mundur" dan menodongkan senjata. Tetapi ia memutar balik motor dengan kecepatan tinggi dan tidak menghiraukan ucapan dari KST tersebut, kemudian KST tersebut langsung melakukan tembakan sebanyak satu kali.

Pada saat sampai di tengah jalan, ia mendengar suara motor milik temannya berada di Kali Digoel, selanjutnya kembali memutar balik motornya menuju Kali Digoel untuk mengecek temannya.

Kemudian saat tiba di Kali Digoel, ia melihat motor temannya ternyata dikendarai oleh KST Ngalum Kupel, selanjutnya memutar balik motornya dan KST Ngalum Kupel melakukan tembakan sebanyak tiga kali.

Pukul 15.53 WIT telah diperoleh informasi dari Jabir (tukang ojek) yang menerima pesan WhatsApp dari Rizal (tukang ojek Pangkalan Kali Okse), yang intinya tiga orang tukang ojek, yakni La Jani, Rizal dan La Rono dengan kondisi baik sudah diamankan di rumah masyarakat, Yulius Setamangki (Mantan Anggota DPRD).

Sedangkan untuk tiga orang lainnya, La Usu, La Aman dan La Ati alias Pade, belum diketahui keberadaannya.

Hingga akhirnya La Usu ditemukan meninggal dunia tergeletak di jalan dengan kondisi pergelangan tangan kanan putus. Begitupun La Aman juga meninggal dunia, ditemukan tergeletak di sungai kecil dengan kondisi kepala tertimpa batu. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#KKB #KST Ngalum Kupel #Penganiayaan