Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Minggu, 27 November 2022 22:20

Muhammad Ilyas
Muhammad Ilyas

Hingga September 2022, Produksi Rumput Laut Sulsel Capai Rp 10,47 Triliun

DKP Sulsel terus menggenjot produksi rumput laut. Pasalnya, angka ini masih di bawah tahun lalu yang menyentuh 3,78 juta ton.

MAKASSAR, BUKAMATA - Produksi rumput laut Sulsel hingga Triwulan III tahun ini mencapai 2,86 juta ton. Nilainya mencapai Rp 10,47 triliun.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulsel, Muhammad Ilyas, mengatakan, pihaknya hingga kini terus menggenjot produksi rumput laut. Pasalnya, angka ini masih di bawah tahun lalu yang menyentuh 3,78 juta ton.

"Komoditas ini merupakan andalan Sulsel dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan Kementerian Investasi/BKPM memasukkan sektor ini sebagai salah satu proyek dalam peta peluang investasi (PPI) 2022," ungkap Ilyas, Minggu, 27 November 2022.

Selain rumput laut, ada pula udang windu dan vaname. Ilyas menuturkan, akselerasi DKP terhadap jenis udang ini diantaranya bantuan benih kepada petambak. Bahkan sebelumnya ada program tabur benih sejumlah 30 ribu benih udang windu di Kecamatan Lansirang, Kabupaten Pinrang.

"Diharapkan hasilnya juga maksimal," tuturnya.

Pihaknya mencatat produksi udang di Sulsel hingga Triwulan III ini sudah mencapai 45.432 ton atau senilai Rp2,57 miliar. Komoditi ini juga diekspor ke beberapa negara, yakni Jepang, Tiongkok, dan Amerika Serikat.

Ilyas mengungkapkan, ada sejumlah masalah dalam pengembangan udang maupun rumput laut di Sulsel. Diantaranya perihal benih unggul, penyakit, bahkan teknologi irigasi tambak.

"Kami berupaya mencari solusi pada stok induk udang, bibit rumput laut, perbaikan irigasi tambak, juga mencari solusi dari pakan yang masih impor dengan harga tinggi," pungkasnya. (*)

 

#DKP Sulsel #Produksi rumput laut #Muhammad Ilyas