Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Tabrakan antara kedua pemain terjadi pada menit kedelapan saat Inggris melancarkan serangan. Alireza mencoba maju untuk menepis bola, dan setelah itu tabrakan dengan Majid tak bisa dihindari.
BUKAMATA – Kiper Timnas Iran, Alireza Beiranvand harus ditarik keluar di babak pertama saat menjalani laga Grup B Piala Dunia 2022 melawan Timnas Inggris di Khalifa International Stadium, Doha, Qatar pada Senin malam WIB 21 November 2022.
Dia mengalami insiden tabrakan wajah dengan rekan setim, Majid Hosseini.
Tabrakan antara kedua pemain terjadi pada menit kedelapan saat Inggris melancarkan serangan. Alireza mencoba maju untuk menepis bola, dan setelah itu tabrakan dengan Majid tak bisa dihindari.
Ketika itu upaya penyelematannya tidak sempurna. Bola masih jatuh di kaki bek Inggris, Harry Maguire yang kemudian coba meneruskannya menjadi gol, tapi tidak berhasil dan bola meninggalkan lapangan.
Alireza tak mampu berdiri lagi setelah tabrakan itu. Majid pun ikut terkapar. Karena memang terlihat keduanya bertabrakan dengan sangat keras.
Wasit kemudian langsung memanggil tim medis untuk masuk ke dalam lapangan. Tindakan cepat dilakukan, karena di jersey dan kaki Alireza, sudah ada ceceran darah yang keluar dari hidung.
Butuh waktu lebih dari 10 menit untuk tim medis memberi pertolongan kepada Alireza. Para pemain Iran ada yang menyambangi untuk melihat kondisi timnya itu.
Beberapa kali juga terlihat dia memercikan air ke arah wajah sang kiper. Kondisi Alireza tak bisa langsung pulih kembali. Bahkan ketika sudah terduduk, wasit meminta agar kondisinya dipastikan lagi.
Tim medis memandu dengan teliti. Alireza coba sempat dipaksakan untuk meneruskan pertandingan. Namun itu tak bertahan lama. Dia kembali terkapar di lapangan, dan tim medis masuk kembali.
Pelatih Iran, Carlos Queiroz akhirnya memilih untuk menariknya keluar. Alireza digantikan oleh Hossein Hosseini pada menit 20.
Alireza meninggalkan lapangan dengan ditandu. Dia kesulitan untuk berjalan, karena masih belum pulih dari insiden tabrakan dengan Majid.
Golovkin Protokol penanganan potensi gegar otak yang dibuat FIFA dijalankan untuk menangani Alireza setelah itu. Karena memang butuh pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kondisi sang pemain.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33