PINRANG, BUKAMATA - Pada musim tanam Oktober 2022-Maret 2023 para petani diharap untuk memperhatikan ketersediaan air irigasi sebelum memulai proses penanaman.
Hal tersebut dikatakan Bupati Pinrang, Irwan Hamid, saat memimpin langsung Musyawarah Turun Sawah, yang digelar Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti) bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Watang Sawitto, di Aula Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jumat, 4 November 2022.
Irwan mengatakan, adanya program peremajaan saluran irigasi Langnga menjadi salah satu alasan mengapa petani harus memperhatikan pasokan air irigasi untuk pertanaman mereka.
"Program ini akan melakukan proses penghentian aliran air irigasi untuk melakukan peremajaan di sepanjang ruas saluran irigasi Langnga," kata Irwan.
Meskipun demikian, lanjut Irwan, manfaat yang akan diterima oleh para petani sangat besar saat pengerjaan ini telah rampung.
"Kami berharap masyarakat yang ingin melakukan proses penanaman agar memanfaatkan sistem tadah hujan ataupun dengan proses pompanisasi untuk mengairi sawahnya," ucapnya.
"Saya harap petani mendukung program peremajaan saluran irigasi ini karena manfaatnya akan dirasakan oleh para petani saat proses peremajaan telah selesai," tambahnya.
Pada kegiatan ini turut hadir Kepala Distanhorti A Tjalo Kerrang, Kadis Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi M Jaenal, Camat Watang Sawitto A Sinapati Rudi, Sekretaris Bappelitbangda A Fahruddin, dan para Forkopimca Watang Sawitto, dan puluhan perwakilan petani dan stakeholder pertanian di wilayah Kecamatan Watang Sawitto. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pisah Sambut Komandan Batalyon Infanteri 721/Makkasau, Bupati Pinrang Harap Sinergitas Pemda dan TNI Terus Terjaga
-
Wabup Pinrang Sidak Puskesmas Lampa dan Layanan Publik Pasca Libur Idul Fitri
-
Bupati Pinrang Pantau Harga dan Ketersediaan Pangan di Pasar Sentral Jelang Idulfitri
-
Pastikan Pelayanan Kesehatan Maksimal, Bupati Pinrang Kunjungi RSUD Lasinrang
-
Pemkab Pinrang Terima Penghargaan Lingkungan Hidup Kategori Menuju Kabupaten Bersih