MAKASSAR, BUKAMATA - Propam Polda Sulsel telah mengusut dugaan pungli di Mapolres Luwu dengan hasil nihil aksi tindak pidana itu.
Diketahui, dugaan tersebut pertama kali diungkap oleh anggotanya, Aipda Haerul dengan membuat coretan "Sarang Pungli" dan "Sarang Korupsi" di beberapa gedung dan kendaraan di Mapolres Luwu.
Meski tuduhannya itu tidak terbukti, Polda Sulsel belum mempersiapkan sanksi apapun kepada Aipda Haerul. Pihaknya masih menunggu hasil observasi anggotanya itu di RSKD Dadi, Makassar.
"Belum ada (sanksi untuk Aipda Haerul). Ini masih menunggu hasilnya nanti dari rumah sakit," katanya kepada wartawan, Senin (24/10/2022).
Pihaknya akan memproses Haerul sesuai aturan yang berlaku, bila hasil observasinya telah keluar dari dinyatakan tidak dalam gangguan jiwa.
Haerul diketahui telah dirujuk ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Makassar sejak Minggu, 16 Oktober lalu. Dia harus menjalani masa observasi selama 14 hari, sehingga pihaknya masih menunggu hingga masa itu selesai dijalani.
"Ini kan masih observasi, belum ada keluar (hasilnya)," tambahnya
Kendati demikian, pihaknya tetap siaga ke depan apabila beberapa hal yang perlu dilakukan pemeriksaan kepada Aipda Haerul.
"Kami siaga terus. Kapan memang kita mintai keterangan," pungkasnya
BERITA TERKAIT
-
Reputasi KPK Jadi Pertaruhan Gegera Dugaan Pungli Rp4 Miliar di Rutan
-
Oknum Polisi yang Mencoret Polres Luwu dengan Tulisan "Sarang Pungli, Sarang Korupsi" Dipulangkan ke Keluarganya
-
Investigasi Dugaan Pungli di Polres Luwu Selesai, Ini Hasilnya
-
Usai Corat-Coret Markas Polres Luwu, Aipda HR Trending Topik di Twitter
-
Gelar Apel Lagi,Jajaran Polres Luwu di Imbau Tingkatkan Layanan Publik