Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Meski di tengah kondisi cuaca yang ekstrim dan medan yang cukup sulit, petugas pendata dan PML dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Utara tetap berusaha untuk menembus akses dan menyisir rumah-rumah penduduk.
LUTRA, BUKAMATA - Semangat dari para Petugas Pendata dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) dalam melakukan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang dimulai Rabu,(19/10/2022) di Kabupaten Luwu Utara patut diapresiasi.
Meski di tengah kondisi cuaca yang ekstrim dan medan yang cukup sulit, petugas pendata dan PML dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Utara tetap berusaha untuk menembus akses dan menyisir rumah-rumah penduduk.
Tak ada kata lelah bagi pejuang data, yang ada adalah semangat membangun negeri melalui satu data Indonesia. Melalui akun fanpage resminya di Facebook, BPS Luwu Utara mengepos beberapa gambar aktivitas pendataan dan medan yang dilaluinya.
Dalam gambar itu, beberapa petugas terlihat melakukan pendataan secara door to door. Bahkan terlihat ada beberapa petugas yang terpaksa harus menaiki perahu untuk menembus rumah-rumah penduduk, karena kondisi wilayah yang terkena banjir.
“Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) sudah mulai door to door. Petugas Pendata dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) semua sudah turun ke lapangan,” tulis akun resmi BPS Kabupaten Luwu Utara di media sosial, Facebok-nya, Rabu (19/10/2022).
Kemudian ditambahkan dengan tulisan, “Medan yang sulit, cuaca yang sedang tidak bersahabat tidak menggoyahkan semangat para Pejuang Data Regsosek.” BPS Luwu Utara juga berharap agar masyarakat memberikan data yang sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya.
“Mohon beri data yang sebenar-benarnya. Mari mencatat untuk membangun negeri” tulis akun Facebook BPS Luwu Utara. Diketahui, Regsosek adalah kegiatan pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi dan kesejahteraan.
Diketahui pula bahwa Regsosek adalah upaya pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tunggal, Pemerintah dapat melaksanakan program secara terintegrasi, tidak tumpang tindih dan lebih efisien.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50