MALANG, BUKAMATA - Korban jiwa tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang, bertambah lagi satu orang. Andi Setyawan menjadi korban ke-133. Ia meninggal dunia, Selasa, 18 Oktober 2022.
Pihak RSUD Dokter Saiful Anwar, Eko Nofianto, mengatakan, sebelum meninggal, Andi Setyawan mengalami kritis selama 17 hari dan menjalani perawatan di ICU RSUD Dokter Saiful Anwar. Ia didiagnosa mengalami multyple trauma pada paru-paru, dan patah tulang iga.
Menurut Eko, pengawasan secara penuh dilakukan kepada pasien sejak hari pertama masuk perawatan di rumah sakit. Namun, kondisi korban selama 16 hari menjalani perawatan di ICU tidak stabil dan kritis.
"Sejak datang hingga terakhir, pasien dirawat di ICU. Penyebab kematian ada multi-trauma yang dialami," katanya
Sekedar informasi, Andi Setyawan merupakan warga Jalan Kolonel Sugiono, Kecamaran Kedungkandang, Kota Malang. Ia meninggalkan seorang isteri dan dua orang anak.
Eko menambahkan, hingga saat ini, tujuh korban dirawat intensif di ICU rumah sakit ini. Tiga diantaranya kondisi berat, menggunakan alat bantu nafas. (*)
BERITA TERKAIT
-
Polisi Divonis Bebas Karena Terbukti Gas Air Mata Kanjuruhan Terbawa Angin ke Arah Selatan Penonton
-
Iwan Budioanto meminta KP PSSI Menghapus Namanya dari Bakal Calon Wakil Ketua Umum PSSI
-
Polda Jatim Bebaskan eks Dirut PT LIB Tersangka Tragedi Kanjuruhan. Ini Alasannya!
-
Tiga Kelompok Penyintas dan Keluarga Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan Bakal Lapor ke Bareskrim Hari Ini
-
Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan Digelar Tertutup, 10 Aremania Saksikan langsung