JENEPONTO, BUKAMATA - Kapolsek Kelara Iptu Sukhardi didampingi jajaran, bersama Tim Basarnas, Tenaga Medis, dibantu masyarakat setempat, mengevakuasi potongan tubuh manusia berupa kaki, yang diduga korban bencana tanah longsor di Rumbia, Minggu, 16 Oktober 2022. Warga setempat juga menemukan sesosok tubuh berjarak sekitar satu kilometer dalam titik awal penemuan potongan kaki tersebut.
Selanjutnya, potongan kaki dan sesosok tubuh tersebut dibawa ke Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang Kabupaten Jeneponto, guna dilakukan visum dan identifikasi.
Sebelumnya diberitakan, dua warga ditemukan meninggal dunia akibat Tanah Longsor di Rumbia, sedangkan satu warga lainnya dikabarkan hilang. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amran Aminuddin, mengatakan, tim gabungan terus melakukan proses pencarian hingga kini. Masih ada satu orang yang dinyatakan hilang akibat tertimbun material.
Diketahui, banjir dan longsor melanda Dusun Kompasa, Desa Loka, Kecamatan Rumbia, Jeneponto, pada Jumat, 14 Oktober 2022. Intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah tersebut jadi penyebabnya. Longsor ini juga mengakibatkan empat unit rumah warga rusak berat. (*)
BERITA TERKAIT
-
Kerugian Akibat Bencana Sumut Ditaksir Tembus Rp20 Triliun
-
Sejumlah Lembaga Zakat Nasional Bersinergi Perkuat Aksi Kemanusiaan di Aceh Tamiang
-
Korban Banjir Sumatera Terus Bertambah, 774 Meninggal dan 551 Hilang
-
25 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Angkona, Pemkab Luwu Timur Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak
-
Kementrian PU Kerahkan Alat Berat ke Sumatera, Buka Akses ke Wilayah Terisolasi