Hikmah : Rabu, 05 Oktober 2022 09:59
Saat laga klubnya melawan Viktoria Plzen, Rabu (5/10/2022) fans Bayern Munich membentangkan spanduk besar bertuliskan "More than 100 People Killed by Police (lebih dari 100 orang dibunuh oleh polisi) di tribun penonton

BUKAMATA - Kritik keras terhadap kepolisian Republik Indonesia tidak hanya datang dari dalam negeri. Protes-protes tersebut menggaung dari seberang benua. 

Saat laga klubnya melawan Viktoria Plzen, Rabu (5/10/2022) fans Bayern Munich beraksi dengan menyampaikan dukungan untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang dan kritikan pedas bagi Polisi. 

Sebuah, spanduk besar bertuliskan "More than 100 People Killed by Police (lebih dari 100 orang dibunuh oleh polisi) dibentangkan di tribun penonton. Spanduk tersebut nampak mencolok dengan tulisan besar dari tinta berwarna merah di atas kanvas berwarna putih. 

Di bawahnya spanduk lain berisi tulisan "Remember the Dead of Kanjuruhhn (mengenang kematian di Kanjuruhan). 

Aksi fans Bayern Munich kian menambah kental dukungan insan sepak bola dunia terhadap insiden mengerikan yang terjadi pasca laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022-2023 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) itu.

Sebelum fans Bayern Munich membentangkan spanduk berisi protes terhadap aparat, seluruh pemain dan ofisial Die Roten serta Plzen sama-sama mengheningkan cipta untuk para korban meninggal dalam targedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur.

Diketahui Pemerintah kini telah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan. Kapolri Listyo Sigit juga telah mencopot jabatan Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kompetisi sepak bola profesional Indonesia dihentikan hingga evaluasi dan prosedur pengamanan ditingkatkan.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pecah setelah Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-11 BRI Liga 1 2022-023.