Muh. Taufik
Muh. Taufik

Senin, 03 Oktober 2022 22:15

Wakil Bupati Kabupaten Luwu Utara, Ir. Suaib Mansur, M.Si. Mengenakan seragam khaki (seragam ASN) berlengan panjang, Suaib Mansur, memasang pita berwarna hitam yang melingkar pada lengan kanan bagian atas.
Wakil Bupati Kabupaten Luwu Utara, Ir. Suaib Mansur, M.Si. Mengenakan seragam khaki (seragam ASN) berlengan panjang, Suaib Mansur, memasang pita berwarna hitam yang melingkar pada lengan kanan bagian atas.

Bentuk Dukacita atas Tragedi Kanjuruhan, Wabup Luwu Utara Pasang Pita Hitam di Lengan

Adanya pitam hitam tersebut sebagai bentuk dukacita yang mendalam atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam.

LUWU UTARA, BUKAMATA - Menarik melihat penampilan Wakil Bupati Kabupaten Luwu Utara, Ir. Suaib Mansur, M.Si., pada hari pertama kerja di bulan Oktober 2022 ini.

Mengenakan seragam khaki (seragam ASN) berlengan panjang, Suaib Mansur, memasang pita berwarna hitam yang melingkar pada lengan kanan bagian atas.

Adanya pitam hitam tersebut sebagai bentuk dukacita yang mendalam atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam.

Saat itu, tengah berlangsung partai Liga Indonesia pada pekan ke-11 antara Arema Malang kontra Persebaya Surabaya yang berakhir kekalahan bagi Arema.

Usai laga, kericuhan pecah. Ribuan Aremania bentrok dengan petugas keamanan, sehingga menyebabkan ratusan korban meninggal dunia pada peristiwa itu.

Akibat tragedi itu, Suaib ikut prihatin dan sedih. “Saya dan pecinta sepakbola lainnya sangat prihatin. Sedih, ini terjadi di masa sepak bola modern,” kata Suaib, Senin (3/10/2022).

Ia mengatakan, saat aturan dibuat sebaik mungkin guna menghindari hal-hal yang bisa merusak sepak bola, tetapi masih saja terjadi korban. “Ini membuat kita sedih,” terangnya.

Suaib berharap, pihak berwenang dapat menyelidiki dan mengungkap penyebab terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan korban meninggal dunia.

“Kita berharap penyelenggara, penonton, pengamanan dan pemerintah, untuk bersama-sama bisa belajar dari peristiwa ini agar tidak terjadi lagi,” harap mantan Kadis PUPR ini.

Orang nomor dua di Luwu Utara ini juga berharap bahwa tragedi Kanjuruhan akan menjadi titik awal perbaikan dari sistem penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia.

Sekadar diketahui, Suaib dikenal sebagai pejabat publik yang sangat menggemari olahraga bal-balan ini. Tak hanya sebatas menggemari, tetapi acap kali bermain bola.

#Tragedi Kanjuruhan #Pemda Luwu Utara

Berita Populer