BUKAMATA, TAKALAR - Info rekrutmen tenaga kerja kesehatan untuk penempatan di Rumah Sakit Internasional (RSI) Galesong, Kabupaten Takalar beredar luas dikalangan masyarakat, selebaran info rekrutmen yang tersebar diberbagai platform media sosial itu dipastikan hoax atau tidak benar.
Belum diketahui pasti asal muasal flyer atau selebaran tersebut, namun Kepala Dinas Kesehatan Takalar, Rahmawati memastikan bahwa informasi tersebut hoax.
"Kita tegaskan bahwa belum ada perekrutan tenaga kesehatan dan tenaga pendukung lainnya untuk RS Galesong, karena saat ini gedungnya masih dalam tahap pembangunan," kata Rahma, Sabtu (1/10/2022).
Ia menghimbau warga agar tidak turut menyebarkan atau mengsharing flyer tersebut. Dikhawatirkan, Kata Rahma ada pihak tertentu yang sengaja ingin mengambil keuntungan dari informasi hoax tersebut.
"Mohon bersabar, dan tidak mempercayai pihak manapun apalagi meminta sejumlah uang dengan iming-iming rekrutmen RS Galesong. Info rekrutmen akan diumumkan secara resmi jika gedung sudah siap," terang Rahma.
Untuk diketahui, akibat informasi palsu terkait rekrutmen RS Galesong ini sejumlah warga berdatangan ke lokasi pembangunan proyek untuk mengantarkan langsung lamarannya, hal ini membuat proses pekerjaan terganggu.
BERITA TERKAIT
-
Target Juara Umum, Bupati Takalar Lepas 30 Kafilah ke MTQ Sulsel di Maros
-
Bupati Firdaus Luncurkan ANITA: ASN Takalar Dipantau Live Tracking, Kinerja Dinilai Berbasis Poin
-
Bupati Takalar Tekankan Akselerasi Pembangunan di Musrenbang RKPD 2027
-
Pasca-Lebaran, Bupati Takalar dan Apdesi Komitmen Perkuat Sinergi Pembangunan Desa
-
Momen Idul Fitri, Bupati Takalar Ungkap 50 Koperasi Desa dan 2.249 UMKM Telah Diberdayakan