BUKAMATA, TAKALAR - Info rekrutmen tenaga kerja kesehatan untuk penempatan di Rumah Sakit Internasional (RSI) Galesong, Kabupaten Takalar beredar luas dikalangan masyarakat, selebaran info rekrutmen yang tersebar diberbagai platform media sosial itu dipastikan hoax atau tidak benar.
Belum diketahui pasti asal muasal flyer atau selebaran tersebut, namun Kepala Dinas Kesehatan Takalar, Rahmawati memastikan bahwa informasi tersebut hoax.
"Kita tegaskan bahwa belum ada perekrutan tenaga kesehatan dan tenaga pendukung lainnya untuk RS Galesong, karena saat ini gedungnya masih dalam tahap pembangunan," kata Rahma, Sabtu (1/10/2022).
Ia menghimbau warga agar tidak turut menyebarkan atau mengsharing flyer tersebut. Dikhawatirkan, Kata Rahma ada pihak tertentu yang sengaja ingin mengambil keuntungan dari informasi hoax tersebut.
"Mohon bersabar, dan tidak mempercayai pihak manapun apalagi meminta sejumlah uang dengan iming-iming rekrutmen RS Galesong. Info rekrutmen akan diumumkan secara resmi jika gedung sudah siap," terang Rahma.
Untuk diketahui, akibat informasi palsu terkait rekrutmen RS Galesong ini sejumlah warga berdatangan ke lokasi pembangunan proyek untuk mengantarkan langsung lamarannya, hal ini membuat proses pekerjaan terganggu.
BERITA TERKAIT
-
Gebrakan Bupati Daeng Manye: Ubah Balla Ewako Jadi Pusat Layanan Kilat Terpadu
-
Bupati dan Wakil Bupati Takalar Salat Idul Adha Bersama Masyarakat di Lapangan HM. Daeng Sibali
-
Menuju Takalar Digital: Bupati Daeng Manye Lobi Komdigi Berantas ‘Blank Spot’ & Matangkan Layanan 112
-
Sambut Iduladha, Takalar Gelar Pelatihan Qurban Syar’i dan Sehat untuk Tingkatkan Pemahaman Masyarakat
-
Wujud Empati, Daeng Manye Hadiri Langsung Rumah Duka Mertua Sekda Takalar