Hikmah
Hikmah

Kamis, 22 September 2022 16:30

Mayat Bayi Dibakar Diduga Berjenis Kelamin Laki-laki

Mayat Bayi Dibakar Diduga Berjenis Kelamin Laki-laki

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan, Iptu Prawira Wardani, membenarkan itu. Akan tetapi, kata dia, untuk memastikan kebenarannya masih harus menunggu hasil dari Dokpol

MAKASSAR, BUKAMATA - Jenis kelamin mayat bayi yang ditemukan warga di kawasan Pasar Sentral Makassar,Rabu (14/9) kemungkinan besar adalah laki-laki. 

Polisi mengungkap bahwa jenis kelamin bayi yang ditemukan hangus terbakar ini berdassrkan hasil pemeriksaan awal kemungkinan besar adalah laki-laki.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan, Iptu Prawira Wardani, membenarkan itu. Akan tetapi, kata dia, untuk memastikan kebenarannya masih harus menunggu hasil dari Dokpol.

"Kemungkinan besar laki-laki. Kalau mau kepastian, kita tunggu hasil dari Dokpol," ujarnya, Kamis (22/9/2022).

Bayi yang belum diketahui identitas orang tuanya itu telah dimakamkan oleh Dinas Sosial. Sementara itu, polisi masih mendalami kasus ini hingga pelaku dan motif terungkap.

"Sudah dimakamkan. Diserahkan ke Dinsos," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga di kawasan Pasar Sentral Makassar digegerkan dengan penemuan mayat bayi dalam kondisi terbakar. Polisi pun kini mengejar pelaku.

"(Diduga) aborsi sehingga bayi itu dibuang. Kami sementara penyelidikan guna mencari siapa pelakunya, " kata KBO Reskrim Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Tumijan, Rabu (14/9).

Mayat bayi malang itu pertama kali ditemukan warga . Polisi yang mendapat informasi pun ke lokasi untuk memastikan kejadian.

Rupanya benar, sesosok mayat bayi ditemukan di antara tumpukan sampah yang sudah terbakar. Begitu pun tubuhnya yang sudah hangus.

"Awalnya anak-anak yang sedang ngorek sampah. Maka ditemukanlah orok bayi, makanya ribut dan melapor ke kepolisian setempat," tambah Tumijan.

"Kondisi luka bakar sekitar 60 persen di badan sebagian," sambung Tumijan.

Diduga, bayi tersebut hasil aborsi karena malu. Pelaku pun membuang bayi itu lalu dibakar.

"Ya kuat dugaan si bayi ini dibuang si pelakunya karena mungkin malu atau bagaimana, aborsi sehingga bayi itu dibuang," jelasnya.

Penulis : Abdul Mugni
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.