MAROS, BUKAMATA - Menjelang penilaian Adipura 2022, Bupati Maros, Chaidir Syam melakukan pemantauan di sejumlah titik penilaian. Diantaraya melakukan pemantauan di Jalan Sejahtera Maros, Rabu (21/9/2022).
Chaidir Syam mengatakan, pemantauan ini akan dilakukan selama beberapa hari ke depan. Apalagi untuk Kabupaten Maros waktu penilaiannya itu mulai dari 21-28 September.
“Saat ini kami sudah melakukan pemantauan. Kami sudah siap untuk penilaiannya. Mulai hari ini kami sudah siap di lapangan. Inilah yang kami tinjau hari ini. Di jalan Sejahtera, karena di tempat ini ada irigasi. Dan alhamdulillah warga sekitar sudah sadar untuk kebersihan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk titik pantau dan penilaian paripurna ada sekitar 26 wilayah, dengan titik pantau mencapai 64 titik.
“Untuk Maros kita ada beberapa titik penilaian. Inilah yang kami pantau tadi,” singkatnya.
Chaidir Syam optimis bisa meraih piala adipura untuk tahun ini.
“Kalau optimis tentu kita sangat optimis. Apalagi melihat kinerja seluruh masyarakat dan dinas terkait dalam upaya perolehan piala adipura tahun ini. Tentu kita berharap bisa membuahkan hasil yang maksimal,” tegasnya.
Piala Adipura merupakan lambang supremasi bahwa Maros menyukai lingkungan, kebersihan dan pengelolaan sampah semakin baik.
Pengelolaan sampah di Maros menjadi barang yang ekonomis semakin baik dari tahun ke tahun. Masyarakat juga terlibat dalam pengelolaan sampah.
Sekedar diketahui, Maros pertama kali meraih Piala Adipura pada tahun 2013. Piala itu bisa dipertahankan hingga enam kali berturut-turut hingga 2019.
Prestasi ini diraih dalam masa pemerintahan Bupati Maros Hatta Rahman dan Wakil Bupati Maros Harmil Mattotorang.
BERITA TERKAIT
-
Bupati Maros Chaidir Syam Lakukan Penyegaran Birokrasi, 76 Pejabat Dipercaya Isi Posisi Strategis
-
Bupati Maros Terima Penghargaan UHC Award 2026
-
Pemkab Maros Serius Benahi Layanan Digital, Bupati Chaidir Syam Tinjau Command Center Surabaya
-
65 Tahun Bank Sulselbar, Chaidir Syam Tekankan Peran Strategis Perbankan Daerah
-
Usai Libur Panjang, 70 ASN di Maros Tak Masuk Kerja