PINRANG, BUKAMATA - Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) berkunjung ke rumah duka korban bunuh diri, Selasa, 20 September 2022.
Pelaksana tugas Kepala Dinas P2KBP3A Pinrang, dr Ramli, mengungkapkan, kedatangan dirinya dan tim bermaksud memberikan bantuan bagi keluarga yang ditinggalkan.
"Pihak Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui dinas yang saya pimpin akan melakukan pendampingan psikologi bagi kedua anak korban," kata Ramli.
Pendampingan ini, lanjutnya, dimaksudkan agar kedua anak ini tidak berlarut-larut terbawa dalam kesedihan yang dapat menyebabkan depresi atas kejadian yang menimpa keluarganya.
Ramli pun berharap keluarga dan sekolah tetap membuka pintu koordinasi untuk proses pendampingan psikologi bagi kedua anak ini.
Sementara itu, dihubungi terpisah Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sriwati, SKM, M.Kes mengungkapkan, sebelum dilakukan pendampingan, akan dilakukan assesment agar dapat diketahui jenis pendampingan psikologi yang akan diterapkan kepada dua anak ini.
Selain itu, lanjut Sriwati, pihaknya akan terus membangun komunikasi dengan pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Sulawesi selatan dan Pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban terkait rencana pendampingan psikologi ini. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Pinrang Raih Penghargaan Pratama Universal Health Coverage
-
Bupati Pinrang Pimpin Rakor Pelaporan dan Pengelolaan Keuangan Daerah
-
Akses Warga Makin Lancar, Jalan Rusak di Pinrang Sudah Ditangani Berkat Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel
-
Bupati Pinrang Serahkan Bantuan Rp216 Juta untuk Korban Angin Puting Beliung
-
Pasca Puting Beliung, BPBD Catat 48 Rumah Rusak di Pinrang