PAREPARE, BUKAMATA - Pemerintah Kota Parepare menggelar Pelatihan Digital Marketing, yang dilaksanakandi Lagota Cafe and Resto, Selasa, 13 September 2022. Pelatihan ini dibuka Ketua TP PKK yang juga Ketua Dekranasda Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan.
Kepala Disnaker Parepare, Basuki Busrah, memaparkan, pelaksanaan pelatihan itu sebagai upaya dalam mendorong pemulihan ekonomi melalui penguatan pemasaran produk para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berbasis digital.
"Kami merespon cepat kondisi kekinian Parepare dalam menguatkan pertumbuhan ekonomi. Parepare juga harus Kopasus di bidang marketing," ujar Basuki Busrah.
Pelatihan diikuti 50 peserta yang telah melalui tahap seleksi dsngna menghadirkan narasumber yang andal dan bersertifikasi, Faqih Fathurahman a.k.a Daeng Faqih
"Daeng Faqih ini populer di youtube dan tiktok, besertifikasi sehingga tidak diragukan lagi kapasitasnya," urainya.
Basuki juga menyebutkan, sejumlah materi yang dibekali kepada para peserta, seperti materi Foundamental Marketing, Search Engine , Optimasi Akun GMB, Tips Membuat Akun FB Tertarget, Membuat Status FB dengan Teknik Selling, Setting Instagram, Cara Melakukan Endorse, hingga tips periklanan.
"Kalau saya dengar tadi dari Narasumber pada umumnya pelatihan seperti ini peserta dikenakan biaya Rp 2.5 juta perorang, namun Disnaker Parepare gratiskan. Ini program Bapak Wali Kota Parepare," ungkap Basuki.
Bahkan kata Basuki, setelah pelatihan ini akan dilanjutkan lagi pelatihan bersertifikasi untuk memastikan para UMKM bersertifikat sehingga dapat menggunakan sertifikat itu dalam mencari peluang usaha sebagai marketer profesional.
Nampaknya, program itu mendapat apresiasi dari narasumber, Daeng Faqih. "Kalau difasilitasi sertifikat, ini pertama di Indonesia Timur dalam melahirkan marketer karena biasanya sertifikat itu hanya difasilitas oleh persusahaan-perusahaan untuk karyawannya. Ini menurut saya gebrakan yang dilakukan Parepare dalam memfasilitasi warganya mendapat sertifikasi sebagai marketer profesional apalagi profesi ini sangat diminati oleh kaum milenial," jelasnya.
Ketua TP PKK Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan pun mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Disnaker Parepare dalam menumbuhkan laju perekonomian di kota bertajuk Cinta BJ Habibie Ainun itu. (*)
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Parepare Harap DMI Jadi Mitra Strategis Pemerintah
-
2.000 Guru di Parepare Gagal Dapat Tunjangan Pemerintah Pusat
-
Pemkot Parepare Klarifikasi Polemik Anggaran Toilet Sekolah: Nilai Kontrak Bukan Pembayaran Final
-
Soroti Kebijakan Kontroversial Wali Kota Tasming Hamid, DPRD Parepare Resmi Gulirkan Hak Interpelasi
-
Tak Ingin Seperti Pati dan Bone, DPRD Parepare Minta Pemkot Kaji Ulang Kenaikan Pajak Warga