Samsul Bahri
Samsul Bahri

Jumat, 09 September 2022 22:15

Data Presiden Jokowi Dapat Ancaman Ingin Diretas Hacker Bjorka, DPR Buka Suara

Data Presiden Jokowi Dapat Ancaman Ingin Diretas Hacker Bjorka, DPR Buka Suara

Sebelumnya Bjorka dalam saluran Telegram menyebut target berikutnya adalah Presiden Jokowi. Namun dia tak menjelaskan tindakan apa yang akan dilakukan tersebut

BUKAMATA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) buka suara soal adanya ancaman Bjorka, hacker pembobol 1,3 miliar data registrasi SIM Card yang mengancam ingin meretas data Presiden Joko Widodo.

Anggota Komisi I DPR, Rizki Aulia Rahman Natakusumah berharap hal itu tidak akan terjadi."Dengan adanya issue sekarang beredar itu rumor ke depan membobol presiden kita harapkan tidak akan terjadi," kata Rizki, Jumat (9/9/2022).

Sebelumnya Bjorka dalam saluran Telegram menyebut target berikutnya adalah Presiden Jokowi. Namun dia tak menjelaskan tindakan apa yang akan dilakukan tersebut."Kebocoran selanjutnya akan datang dari presiden Indonesia," tulis dia.

Sementara itu, Rizki juga menambahkan masyarakat takut data pribadi, pemerintah dan DPR akan memberikan solusi dari anggaran hingga perundang-undangan untuk meningkatkan fungsi pemerintah.

Dia menegaskan data-data tersebut tidak boleh diperjualbelikan. Baik swasta maupun lembaga publik harus melakukan perlindungan pada hak-hak masyarakat tersebut.

"Karena selama ini soal data pribadi datangnya maraknya dari publik. BPJS dan sebagainya yang belum memberikan kejelasan kepada masyarakat. Ke depan asas kesetaraan ini harus bisa di apply di peraturan terusan UU Pelindungan Data Pribadi," jelasnya.

Kasus kebocoran data saat ini sayangnya dianggap sebagai permasalahan biasa, ungkapnya. Harapannya saat Undang-undang Pelindungan Data Pribadi disahkan dapat berjalan efektif dan mengatur subyeknya.

"Bukan hanya segelintir orang perusahaan tertentu. Tapi seluruhnya masyarakat semakin aware semakin sadar atas pelindungan data pribadi mereka itu identitas mereka," ungkapnya.

 
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Hacker #Presiden Jokowi #DPR RI

Berita Populer